

Direktur Samapta Polda Papua, Kombes Pol. Sondang R.D. Siagian Bripda Choisu di RS Bhayangkara, Selasa (10/12). (Foto: Humas Polda)
JAYAPURA – Polda Papua terus berkomitmen untuk meningkatkan langkah pengamanan di wilayah rawan konflik guna melindungi masyarakat dan anggota kepolisian. Hal tersebut dilakukan setelah salah satu anggota Satuan Samapta Polres Puncak Jaya Bripda Choisu di tembak oleh orang tak dikenal (OTK), di Kampung Lima-lima, Puncak Jaya, Selasa (10/12).
Direktur Samapta Polda Papua, Kombes Pol. Sondang R.D. Siagian, mengatakan saat ini korban sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura, setelah mengalami luka akibat insiden tersebut. Dalam kunjungannya Kombes Sondang, menyampaikan dukungan moril kepada Bripda Choisu dan keluarganya. Ia menegaskan bahwa Polda Papua akan memberikan perhatian penuh terhadap pemulihan korban.
“Kami dari Polda Papua sangat prihatin atas kejadian ini. Saya datang untuk memastikan bahwa Bripda Choisu mendapatkan perawatan terbaik, sekaligus memberikan semangat kepada beliau agar tetap tegar menghadapi situasi ini,” ujar Kombes Sondang pres rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (11/12) sore.
Ia pun berbincang dengan tim medis RS Bhayangkara untuk memastikan kondisi korban stabil dan mendapatkan penanganan optimal. Ia menyampaikan terima kasih kepada tenaga medis yang telah bekerja keras merawat Bripda Choisu.
“Semoga Bripda Choisu Rumabar segera diberikan kesembuhan dan kasus ini dapat segera terungkap demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua,” pungkasnya.
Seperti diketahui Bripda Joisu Rumaba, ditembak oleh OTK di Kampung Lima-lima, Puncak Jaya, Papua Tengah, Selasa (10/12) sekira pukul 10:25 WIT. Korban terkena tembakan di betis kiri dan langsung menjalani perawatan medis di RSUD Mulia sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Polda Papua berkomitmen untuk meningkatkan langkah pengamanan di wilayah rawan konflik guna melindungi masyarakat dan anggota kepolisian. Hingga saat ini, penyelidikan intensif terkait kasus penembakan ini terus dilakukan untuk menangkap para pelaku. (kar/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Anggota DPR Papua jalur Pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus) Daerah Pengangkatan Kabupaten Biak Numfor, Musa Sombuk,…
Dalam persidangan perkara Nomor 9/G/LH/2026/PTUN Jayapura ini, tim kuasa hukum masyarakat adat menghadirkan tiga orang…
Dialah Mama Emma Awinero-Tjoe. Di atas bangku panjang kayu yang menjadi saksi bisu jejak pengabdiannya,…
Ia memerintahkan seluruh Gubernur, Bupati, Camat, Hingga Kepala Desa untuk memeriksa seluruh dapur Satuan Pelayanan…
Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…
Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…