

Pj Gubernur Papua Ramses Limbong saat memberikan ucapan selamat kepada Kepala OJK yang baru saja dikukuhkan di kantor gubernur, Rabu (11/12). Ramses menyinggung soal aktifitas dan dampak dari judi online terhadap ASN (FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Persoalan judi online nampaknya kesini – kesini masih membuat banyak kalangan ketar – ketir. Bagaimana tidak, pemain judi online ini tidak hanya masyarakat kecil dan menengah tetapi berbagai profesi ikut bermain. Ada ASN yang juga bermain bahkan tidak menutup kemungkinan oknum aparat juga ikut bermain.
Terkait itu, Pj Gubernur, Ramses Limbong meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua untuk ikut melihat fenomena perkembangan judi online (judol) maupun pinjaman online (pinjol) di tengah masyarakat. Hal itu disampaikan Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong saat pengukuhan Kepala OJK Papua dari Muhammad Ikhsan Hutahean kepada yang baru Fatwa Aulia, di kantor gubernur, Rabu (11/12).
“Saya menyoroti judi online lantaran berdampak pada masyarakat, oleh sebab itu saya tekankan mereka (OJK-red) bisa berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” ucap Ramses kepada wartawan.
Gubernur juga meminta masyarakat menghindari pinjaman online atau pinjaman daring, ia menyarankan masyarakat menggunakan perbankan yang ada untuk mengajukan kredit atau pinjaman.
“Saya lihat perkembangan di seluruh Indonesia banyak masalah terkait ini (judol dan pinjol-red),” kata Ramses.
“Yang berkembang saat ini adalah orang meminjam dari pinjol lalu digunakan untuk judol, ini fenomena yang terjadi,” sambungnya.
Ramses pun meminta OJK rajin memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait pinjaman online, sebab dari data yang ada tercatat pinjaman online resmi sebanyak173, tetapi yang tidak resminya juga banyak.
“Sebagai badan pengawasan jasa keungan harus bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala OJK Papua, Fatwa Aulia mengatakan pihaknya akan gencarkan literasi dan edukasi kepada masyarakat terkait dengan bahaya pinjol. Edukasinya melibatkan Satgas dan seluruh jasa keuangan.
“Ini sudah menjadi atensi khusus dari Pj Gubernur dan dewan komisioner kami, tugas kami di sini harus berempati dan memiliki hati nurani,” ucapnya kepada wartawan. Ia pun mengatakan bahwa tugas OJK untuk mewujudkan Papua yang damai dan sejahtera. (fia/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…