Sebab, berburu dan meramu adalah mata pencaharian secara tradisional masyarakat adat Marind yang telah digunakan sejak nenek moyang yang masih terus diwariskan sampai saat ini. LBH Papua, selaku kuasa hukum marga Kwipalo, Gebze Moiwend mendesak presiden segera batalkan PSN pangan demi melindungi masyarakat adat setempat dari ancaman konflik horizontal dan dugaan pelanggaran HAM berat dalam bentuk kejahatan genosida.
Juga meminta Menteri HAM cabut kebijakan pelibatan TNI dalam PSN di Papua yang bakal melahirkan konflik dan dugaan pelanggaran HAM berat dalam bentuk kejahatan genosida terhadap masyarakat adat Marind.
“Komnas HAM segera bentuk tim investigasi dan tinjau lokasi di Merauke demi melindungi masyarakat adat setempat dari ancaman dugaan pelanggaran kejahatan genosida,” tegasnya.
LBH juga meminta Pj Gubernur Papua Selatan wajib melindungi masyarakat adat dari ancaman dugaan tindakan kejahatan genosida akibat pengembangan PSN pangan di Merauke. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Budi P. Yokhu, memimpin langsung sidak penertiban…
Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, menyatakan bahwa ketertutupan informasi ini menabrak aturan. Merujuk pada…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…