Categories: BERITA UTAMA

Nasib Tim PON Papua Tergantung Pergeseran Anggaran

JAYAPURA – H-50 jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke -21 yang akan diselenggarakan di Acen dan Sumatera Utara pada September 2024 mendatang, namun hingga kini belum ada kejelasan soal anggaran untuk Tim Papua untuk berangkat mengikuti even olahraga tingkat nasional ini.

  Untuk itu, Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw, berharap pemerintah daerah dalam hal ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) segera menyampaikan nilai hasil pergeseran anggaran.

  “Soal pergeseran anggaran, saya sudah koordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini  Menteri Dalam Negeri bahwa itu bisa dilakukan segera,” kata Jhon Banua kepada wartawan, Kamis (11/7).

  “Pergeseran itu segera dilakukan selanjutnya melakukan pembayaran kepada pihak KONI agar bisa mengikuti PON,” sambungnya.

  Lanjut John, dan kalau pun anggarannya tidak mencukupi. Maka Pemprov harus mengundang Koni dan menyampaikannya secara langsung. “Jika memang uangnya tidak cukup, harusnya mengundang KONI untuk diskusi dan menyampaikan angkanya sekian, sehingga bisa diketahui atlet mana saja yang mau dibawa ke PON,” ucapnya.

   DPR Papua sendiri, kata Jhon, mendukung PON bisa dilaksanakan dan Papua bisa ikut berpartisipasi dalam PON. “Soal pembiayaan, kami DPR Papua sudah dapat surat edaran Mendagri yang kedua, setelah sebelumnya juga mendapat surat edaran yang pertama,” kata Jhon.

   “Dalam surat edaran yang kedua, telah tegas menyebutkan silahkan kalau ada pemerintah daerah yang belum menyiapkan anggarannya maka bisa dilakukan dengan melakukan pergeseran anggaran, menggunakan perubahan Pergub mendahului pengesahan APBD,” sambung Jhon menjelaskan.

   Karena itu, lanjut Jhon, silahkan pihak TPAD dan KONI untuk membicarakan anggaran dengan melakukan pergeseran. “Prinsipnya kami DPR setuju untuk membiayai event PON, namun ini segera dilakukan karena PON sudah dekat. Harus pesan tempat tinggal, makan, transportasi dan peralatan  harus dikirim,” ucapnya.

  Jhon mengatakan bahwa soal teknis bukan urusan DPR Papua, melainkan urusan KONI. Namun pada prinsipnya DPRP setuju pembiayaan PON lewat pergeseran anggaran atau lewat Pergub yang ada dan itu diperbolehkan. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

6 minutes ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

2 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

3 hours ago

Curi Kabel Stadion Lukas Enembe, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…

4 hours ago

Pemprov Papsel Siapkan Stimulan Rp 250 Ribu per Bulan untuk Bayi dari Keluarga Kurang Mampu

Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  Provinsi Papua Selatan…

5 hours ago

Warga Diimbau Waspadai Dehidrasi dan Gangguan Pernapasan

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar  mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap…

6 hours ago