Categories: BERITA UTAMA

Belum Ada Laporan Polisi, Polres Antisipasi Aksi Susulan

WAMENA –Polres Jayawijaya memastikan jika sampai saat ini belum ada laporan polisi untuk penanganan kasus pembakaran 11 rumah kos dan 2 rumah toko (Ruko) di Jalan SD Percobaan dan Jalan Hom-hom Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (8/5) lalu.

Pasca aksi pembakaran yang dipicu kasus pembunuhan di Elelim Kabupaten Yalimo, pihak Kepolisian masih terus bersiaga untuk mengantisipasi hal serupa tak terjadi kembali.

Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim AKP. Ibnu Rudihartono, STr.K, SIK menyatakan aksi pembakaran yang terjadi di Wamena itu dipicu dari adanya kasus pembunuhan yang lokusnya di Kabupaten Yalimo, sehingga untuk penyelesaian kasus tersebut diserahkan kepada Polres Yalimo yang akan menangani

“Aksi pembakaran ini lantaran keluarga korban yang ada di Wamena tidak terima dengan pembunuhan yang dilakukan salah satu warga di sana. Karena ada keluarga dari terduga pelaku di Wamena maka dilakukan aksi pembakaran, namun ini nanti akan diselesaikan Polres Yalimo,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos via telepon seluler, Jumat (10/5).

Menurutnya, untuk kasus pembakaran yang dilakukan di Jalan SD Percobaan dan Jalan Hom-hom  yang menghaguskan 11 bangunan kos-kosan dan 2 Ruko, sampai saat ini belum ada laporan polisi yang dibuat oleh para korban ke Polres Jayawijaya untuk ditindaklanjuti.

“Jadi soal pembakaran sampai saat ini kami dari Satuan Reskrim belum mendapatkan laporan dari korban yang rumahnya sengaja dibakar oleh sekelompok massa kemarin. Nantinya kalau sudah ada laporan pasti akan ditindaklanjuti,” tegas Ibnu Rudihartono,

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Sindikat Perdagangan Bayi Dipromosikan Lewat Tiktok

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan seorang ibu hamil berinisial BS, 29, yang tinggal di…

3 hours ago

Dugaan Kebocoran Data Pengguna Instagram, Komdigi Panggil Meta

Data yang diduga bocor mencakup nama pengguna, alamat, nomor telepon, hingga email, dan disebarkan di…

5 hours ago

Raja Juli Antoni: Masyarakat Bisa ‘Membeli’ Hutan

Pernyataan tersebut merespons ramainya ide netizen mengenai gagasan masyarakat ‘membeli’ hutan, yang mencuat setelah banjir…

6 hours ago

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

1 day ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

1 day ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

1 day ago