Categories: BERITA UTAMA

Satu Flashdisc Rekaman CCTV Diamankan

Dari Oleh TKP Tewasnya Seorang Penumpang KM Gunung Dempo

SENTANI – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jayapura melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia atas nama Dony Pekey. Kegiatan tersebut berlangsung di atas KM Gunung Dempo saat kapal sandar di Dermaga Penumpang Pelabuhan Laut Jayapura, Rabu (11/2), pukul 15.30 hingga 20.25 WIT.

Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H. menjelaska kasus tersebut telah dilimpahkan kepada Polres Jayapura, mengingat kejadian kasus pada saat itu kapal berada pada titik koordinat laut Jayapura.

“Olah TKP ini dilakukan guna mengungkap secara jelas peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Senin (26/1) lalu, sekitar pukul 21.00 WIT, saat pelayaran KM Gunung Dempo dari Nabire menuju Jayapura. Saat kejadian, kapal masih berada dalam wilayah hukum Polres Jayapura,” katanya kepada Cenderawasih Pos, dalam rilisnya, Rabu (11/2).

Lanjutnya, Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Jayapura, Iptu Frisko R. Domo, didampingi Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, Ipda Andarias Mesak Sroyer, SH. Turut hadir Nakoda KM Gunung Dempo, Capt. Asep Soparya, serta Kepala Operasi PT Pelni Jayapura, Faisal Damrin.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, Ipda Andarias Mesak Sroyer menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan tim gabungan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk mendalami meninggalnya salah satu penumpang yang terjadi saat kapal masih berada di wilayah hukum Polres Jayapura.

“Tim dibagi menjadi dua, yakni melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan terhadap saksi-saksi yang merupakan pegawai kapal, serta melakukan pemeriksaan lokasi awal kejadian,” jelasnya. Sekitar pukul 16.15 WIT, tim tiba di lokasi awal kejadian. Tim pertama yang terdiri dari penyidik Sat Reskrim melakukan pemeriksaan terhadap para saksi guna memperjelas kronologis peristiwa.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

3 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

11 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

12 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

14 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

15 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

16 hours ago