

Marinus Yaung
JAYAPURA – Pemerintah pusat diminta cerdas mensikapi dampak dari penangkapan Gubernur Lukas Enembe oleh KPK. Pasalnya dengan kondisi tersebut sangat memungkinkan ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan mendorong isu memisahkan diri dari NKRI.
“Pemerintah pusat harus mengkalkulasikan penanganan kasus Lukas Enembe dengan baik. Orang Papua ini banyak yang sudah tidak suka hidup dengan diatur pemerintah pusat. Karena itu, kasus ini bisa saja dijadikan momentum politik untuk kelompok nasionalis Papua memobilisasi massa rakyat Papua agar menyuarakan bersama gak penentuan nasib sendiri,” kata akademisi Uncen, Marinus Yaung melalui ponselnya, Kamis (12/1).
Jadi ia kembali memberi masukan untuk lebih berhati – hati agar tidak memberi ekses yang lebih luas. Sosok Lukas dikatakan merupakan sosok Big Man yang merangkul dan mengayomi banyak lapisan masyarakat sehingga pastinya peluang untuk melahirkan protes sangat terbuka. “Pengamatan saya pengaruh politik dan keamanan pasti ada tapi jalannya roda pemerintahan di kantor gubernur saya pikir akan tetap berjalan seperti biasa,” imbuhnya.
Yaung sendiri bersyukur karena yang ditunjuk sebagai penjabat gubernur adalah Ridwan Rumasukun. Pejabat yang memang mendapat kepercayaan dari Lukas Enembe untuk menghandle kerja – kerja sekda kemarin. “Saya pikir sudah tepat, biarkan pak Rumasukun membackup dulu,” tutupnya. (ade)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…