

Suasana di lokasi demonstrasi, tampak pinang dagangan Mama-mama tak kunjung laku, di Waena Perumnas III Waena, Distrik Heram, Senin (10/10). (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Sejumlah pedagang pinang Mama-mama Papua di Waena, Perumnas III Distrik Heram berharap kondisi di sekitar tempat jualannya, ke depannya tidak lagi dijadikan sebagai tempat berkumpulnya masa aksi demo.
Hal ini disampaikan para pedagang lantaran demo damai yang belakangan ini terjadi di wilayah itu sangat berdampak pada aktivitas perdagangan. Meskipun begitu, sejumlah pedagang kecil tetap bertahan berjualan di lokasi aksi.
Ibu Ina (35) salah seorang pedagang mengaku dirinya mengalami penurunan pendapatan atau omzet ketika di tempat itu dijadikan tempat berkumpulnya masa aksi. Ia mengatakan hal itu lantaran ketika tidak ada aksi di tempat tersebut pinang dagangannya laris manis.
“Kalau ada aksi demo begini ya otomatis jualan kita tidak laku. Meskipun ada yang beli tetapi tidak seperti biasanya,” kata Ibu Ina kepada Cenderawasih Pos, Senin (10/10).
Karena itu, ibu dari lima anak itu berharap situasi terus kondusif, biar pembeli tidak takut lagi datang. Kalau ramai lagi, pasti bisa pulih. Kendati begitu, ia tidak bisa memastikan besaran penurunan omzet.
Di tempat yang sama, Ibu Jikwa (47) menambahkan, keuntungan yang didapat jauh menurun karena pembeli enggan mendekat lokasi aksi demonstrasi.“Keuntungan hancur karena ada aksi. Kami berharap aksi ini tidak lagi terjadi besok atau seterusnya,” jelasnya.
Meski begitu, ia mengaku tetap berlapang dada dengan segala risiko. “Sudah biasa, bahkan saya pernah menghadapi kondisi tenda (meja dagangan-red) sampai hancur. Itu sudah hukum dagang di tempat seperti ini. Dapat rezeki, tapi ada risiko. Dagangan, bahkan nyawa pun dipertaruhkan,” katanya.
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…