Jikwa mengaku dirinya sudah mendapatkan informasi tersebut dari jauh-jauh hari. Selain itu, informasi adanya aksi diperoleh tersebut ia dapat dari media sosial dan kabar teman.
“Informasi demo saya dapat dari anak-anak di rumah dan komplek. Keuntungan berkurang karena orang lebih fokus ke orasi. Tapi ya namanya harapan, mana tahu ada yang mau makan pinang sambil orasi,” terangnya.
Jikwa memastikan harga jual tetap normal, tanpa ada perbedaan dengan hari biasa. Terkait rasa takut, ia mengaku tetap waspada, terutama jika terjadi aksi demonstrasi berujung lempar-lemparan batu.
Sementara itu dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi situasi di sekitar lokasi demonstrasi tampak aman. Aktivitas perekonomian berjalan lancar, toko-toko, warung makanan, perkantoran hingga persekolahan tetap beroperasi.(jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Christian menyinggung masih terjadinya gangguan keamanan yang berdampak pada fasilitas transportasi di sejumlah wilayah…
Barto mengatakan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, khusus bagi pelajar, menurutnya…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom menggelar kegiatan pasar murah bertajuk Gerakan Pangan Murah. Program ini dilaksanakan…
Pemerintah Kabupaten Keerom menerima hibah enam unit perangkat internet satelit Starlink beserta peralatan pendukungnya dari…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan pembangunan sektor transportasi menjadi salah satu bagian penting dalam…
Gubernur Papua dalam sambutan yang dibacakan Pj Sekda Papua Christian Sohilait mengatakan, pemberian TPP…