Diungkapkan Numbery, Kota Jayapura memiliki sejarah kelam terkait long march oleh massa aksi yang berakhir dengan ricuh akibat tidak tertib. Hal ini mengganggu kepentingan umum. “Kenapa kita (Polresta Jayapura Kota) tidak mengizinkan hal itu (long march), karena kita belajar dari pengalaman sebelumnya (2019), betapa behayanya jika itu terjadi,” kata Kabag OPs Kompol Ferdinand E Numbery kepada Cenderawasih Pos di Perumnas lll.
Meskipun demikian, pihaknya tetap berupaya sebaik mungkin untuk apa yang menjadi keinginan masyarakat bisa tersalurkan dengan sebaik-baiknya. “Silahkan sampaikan aspirasi, namun tidak dibenarkan jika melakukan long march,” tutupnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Bupati Mimika Johannes Rettob, kepada wartawan pada Minggu (15/2) membeberkan hasil rapat tersebut. “Jadi kami…
Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari upaya pengejaran terhadap pelaku penembakan dan pembakaran yang terjadi…
Senjata api tersebut diserahkan secara sukarela oleh pria berinisial AT dan DT yang sebelumnya telah…
Menurut Wagub Aryoko, hasil pertemuan tersebut pihaknya menyepakati skema kerja sama, dimana Rumah Sakit Dok…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda mengatakan, Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen Pemerintah…
Usai hampir seharian mengikuti proses pencarian, Walikota Abisai menegaskan bahwa setelah korban berhasil dievakuasi, Pemerintah…