

Polres Jayapura saat gelar pasukan dalam rangka antisipasi aksi demo di Kabupaten Jayapura, Senin (10/11). (foto:Polres Jayapura for Cepos)
SENTANI – Polres Jayapura melakukan penyekatan terhadap massa yang hendak mengikuti aksi unjuk rasa bertajuk “Papua Darurat Militerisme, Investasi, dan Krisis Kemanusiaan” yang berlangsung di Kota Jayapura, Senin (10/11)
Penyekatan dilakukan di dua titik, yakni di perbatasan antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura serta di depan Lapangan Makam Theys H. Eluay. Lokasi tersebut merupakan jalur utama masyarakat Kabupaten Jayapura menuju Kota Jayapura.
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Jayapura, AKP Suheryono, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan upaya preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Ini langkah kami untuk mencegah adanya mobilisasi massa yang berpotensi bergabung dengan peserta aksi di Jayapura dan bisa menimbulkan gangguan ketertiban umum,” ujar AKP Suheryono.Senin (10/11).
Ia menambahkan, penyekatan difokuskan pada mahasiswa, pemuda, dan pelajar yang diduga akan berangkat ke Jayapura untuk mengikuti aksi. Dalam kegiatan ini, Polres Jayapura menurunkan 100 personel guna mengantisipasi adanya pergerakan massa secara berkelompok dari Sentani menuju Jayapura.
Page: 1 2
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…