

Hari Ayah Nasional 12 November, refleksi tentang ayah, sosok ayah dalam keluarga. (Photo by Steven Van Loy on Unsplash)
Refleksi di Hari Ayah Nasional 12 November
JAKARTA – Ayah jarang muncul di puisi, jarang disebut di caption, dan jarang menjadi tokoh utama dalam cerita keluarga. Namun, ayah selalu ada, diam-diam bekerja, diam-diam menjaga, dan diam-diam mencintai. Dan di Hari Ayah Nasional, 12 November, kita diingatkan bahwa ada sosok yang tidak pernah minta dikenang, tetapi pantas untuk dirayakan.Ayah tidak selalu tahu cara mengungkapkan cinta, tetapi ayah tahu cara menunjukkan.
Lewat keringat,lewat tanggung jawab, lewat keputusan-keputusan yang kadang berat, tetapi selalu demi keluarga. Ayah bukan pahlawan yang gemar tampil, melainkan pahlawan yang memilih diam dan memilih jadi fondasi, bukan dekorasi.Ayah tidak pernah menagih ucapan terima kasih,tidak pernah minta dipuji.
Namun, kalau kita berhenti sejenak dan melihat ke belakang, kita akan sadar: banyak hal yang bisa kita lakukan hari ini karena ada ayah yang dulu rela tidak melakukan apa-apa demi kita.Merayakan Hari Ayah bukan berarti harus membeli kado mahal atau membuat unggahan dramatis. Kadang cukup dengan satu pelukan dan satu pesan singkat, seperti satu kalimat: “Terima kasih, Yah.”
Page: 1 2
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya menjelaskan, pemenuhan ratusan…
Anggota Komisi II DPRP dari Daerah Pemilihan (Dapil) Biak Numfor dan Supiori, Johanes Wakum, menyatakan…
Jika betul tak masuk skema Persipura maka bisa dibilang Muller adalah orang kedua yang didepak…
Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Cenderawasih, Yakobus Richard, mengatakan evaluasi terhadap kinerja kepala…
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri penggunaan anggaran perjalanan dinas yang selama periode tersebut mencapai Rp44,23…
Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Timika dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi,…