Categories: BERITA UTAMA

Masih Soal Tolak Perampasan SDA dan Militer

Mereka juga menyuarakan isu pelanggaran HAM dan krisis kemanusiaan yang disebut sedang terjadi di beberapa wilayah konflik. Kordinator itu juga menyampaikan bahwa situasi keamanan di Papua dalam beberapa tahun terakhir dinilai semakin memburuk dan berdampak langsung terhadap psikologis masyarakat sipil.

Hal ini ia sampaikan dikarenakan meningkatnya pembangunan pos-pos militer dan operasi aparat yang dinilai menciptakan rasa takut bagi warga lokal. Selain itu, masa aksi juga menuntut presiden Prabowo Subianto untuk memberikan ruang dialog bagi masyarakat Papua untuk menentukan nasib sendiri.

Beberapa point penting yang disampaikan massa aksi diantaranya; Hentikan Militerisasi di Tanah Papua, Tolak PSN di Merauke, Mendesak Komnas HAM-RI mengusut penembakkan warga sipil di Sunggama, Intan Jaya. “Kita juga menolak Blok Wabu, Blok Waring, perampokan migas di Bintuni dan di Sorong. Kemudian pembukaan lahan sawit dan perusakan hutan dan semua proyek pencurian SDA Papua melalui investasi,” beber Enes.

Tak kala penting, masa aksi juga menuntut pemerintah untuk tutup PT Freeport. Serta berikan hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat dan bangsa Papua. Adapun aksi ini masih sementara berlangsung di pemurmsnas lll, aparat keamanan terus berupaya untuk melakukan negosiasi kepada masa aksi agar tidak mengangu ketertiban umum di sekitar lokasi aksi.

Demo awalnya direncanakan menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP). Namun tidak diizinkan polresta Jayapura Kota karena dinilai jika dilakukan dengan long march maka akan menganggu ketertiban. Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalu Kabag OPs Kompol Ferdinand E Numbery menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengizinkan masa aksi untuk melakukan long march dengan banyak pertimbangan.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Fokus Jaga Keseimbangan Tim dan Antisipasi Kejutan Deltras SidoarjoFokus Jaga Keseimbangan Tim dan Antisipasi Kejutan Deltras Sidoarjo

Fokus Jaga Keseimbangan Tim dan Antisipasi Kejutan Deltras Sidoarjo

Menurutnya, timnya masih memiliki celah dalam melakukan transisi menyerang-bertahan. Sehingga ia ingin membenahi dua situasi…

10 hours ago

Kaleidoskop KONI Papua dengan Tantangan Finansial dan Menjaga Prestasi

Beberapa rangkuman perjalanan KONI Papua sepanjang tahun 2025, yakni penguatan fondasi melalui perekrutan atlet. KONI…

11 hours ago

Wabup Jayapura Akui Tuntutan Kepala Kampung dan ASN Akan Diselesaikan

Haris menjelaskan, khusus untuk persoalan TPP ASN, hal tersebut telah dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah bersama…

12 hours ago

Bupati: TPP ASN Jayapura Baru Dianggarkan Kembali pada 2026

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menjelaskan bahwa tidak adanya pembayaran TPP pada tahun 2025 disebabkan karena…

13 hours ago

Sepanjang 2025, 132 Orang Tewas Akibat Kekerasan

Seratusan kasus kekerasan tersebut didominasi peristiwa kontak senjata dan penembakan (serangan tunggal) sebanyak 59 kasus,…

14 hours ago

Waspadai Bibit Siklon di Teluk Caventarian Australia

‘’Meski agak jauh dari kita, tapi pertumbuhan awan hujan terjadi di laut,’’ katanya. Sementara di…

15 hours ago