Categories: BERITA UTAMA

Diduga Karena Persoalan Asmara

Dari Tewasnya Seorang Pria di Kompleks Lembah Hamadi Entrop

JAYAPURA—Kasus penganiayaan yang berujung maut di Kompleks Lembah Hamadi, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Selasa (9/6), kini masih dalam penanganan aparat kepolisian. Dari dua korban dalam peristiwa tersebut, satu orang bernama Johanis Loblar meninggal dunia, sementara satu lainnya bernama Agnes Imelda masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes saat ini sudah dalam kondisi sadar dan stabil. Namun, ia masih harus menjalani perawatan intensif akibat sejumlah luka robek yang dideritanya karena tikaman benda tajam.

“Korban mengalami luka pada bagian kepala, dada, perut, dan punggung akibat tikaman benda tajam. Saat ini tingkat kesadarannya baik. Keluhan yang dirasakan hanya nyeri dan sedikit demam,” ujar Rommy saat ditemui di RS Bhayangkara Jayapura, Rabu (10/6). Tim medis telah melakukan berbagai tindakan penanganan terhadap korban. Agnes kini dirawat dan akan tetap menjalani perawatan hingga kondisi luka-lukanya dinyatakan membaik oleh dokter spesialis bedah.

“Masih tetap dirawat karena ada beberapa bagian tubuh yang mengalami memar. Setelah kondisinya pulih dan dinyatakan sembuh, baru diperbolehkan pulang,” katanya. Sementara almarhum Johanis meninggal akibat luka fatal yang dideritanya. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, ditemukan luka tusuk pada bagian dada kiri atas serta luka robek pada leher sebelah kanan.

“Untuk korban yang meninggal dunia, penanganan telah dilakukan di ruang jenazah. Saat ini jenazah sudah dibawa pihak keluarga dan disemayamkan di rumah duka di Perumnas IV, Distrik Heram,” jelas Rommy.

Di sisi lain, penyidik Polresta Jayapura Kota bersama Polsek Jayapura Selatan masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi dan motif di balik peristiwa berdarah tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Banyak Daerah Tak Mampu Lagi Bayar Gaji PPPK

Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…

3 hours ago

Pentingnya Investasi Pendidikan dalam Memajukan Papua

Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…

5 hours ago

Gas LPG 12 Kg Tembus Rp400 Ribu

Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…

6 hours ago

“Halo Pak Presiden, Ini Bagaimana Makanan MBG Ada Ulat”

Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…

7 hours ago

Dari Sampah Hingga Penyelundup yang Kucing Kucingan

Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…

8 hours ago

BBM Naik Lantaran Biaya Impor Meningkat

Pertamina Patra Niaga mengungkap alasan di balik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis…

9 hours ago