

Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota, AKP Alamsyah Ali, mengatakan tim gabungan yang terdiri dari personel Reskrim, Inafis, Samapta, dan Polsek Jayapura Selatan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kedua korban diketahui memiliki hubungan sebagai pasangan kekasih dan tinggal bersama di kamar kos tempat kejadian berlangsung.
Dari video yang beredar nampak korban Johanis terlihat keluar dari kamar dengan kondisi bersimbah darah. Ia menuruni bangunan kos sambil memegang luka tusuk namun tak lama kemudian tergeletak di jalan dan meninggal. “Korban Yohanes ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan luka pada leher sebelah kanan, luka tusuk di dada sebelah kiri, serta sejumlah luka lecet dan cakar pada tubuhnya,” ujar Alamsyah.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, antara lain tiga unit telepon genggam, dokumen identitas, patahan pisau dapur beserta gagangnya, gunting kecil, serta beberapa barang lainnya yang ditemukan di dalam kamar korban.
Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Zakaruddin, menambahkan bahwa proses pemeriksaan terhadap Agnes belum dapat dilakukan karena yang bersangkutan masih menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Jayapura. “Meski demikian, yang bersangkutan berada dalam pengawasan aparat kepolisian guna kepentingan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihak kepolisian akan menangani kasus tersebut secara profesional dengan terus mendalami keterangan para saksi maupun barang bukti yang telah diamankan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena proses penyelidikan masih berlangsung,” pungkasnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
"KTT ASEAN dengan Rusia? Ya di Kazan ya, tanggal 17," kata Havas di Kompleks Istana…
Berdasar laporan yang diterima oleh Komjen Ramdani, lebih dari 90 persen kejahatan jalanan, insiden, dan…
Ia merupakan striker yang membunuh mimpi Persipura pada partai penentu lolos tidaknya kedua tim melaju…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai RSUP Jayapura telah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, nyaman,…
Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, didampingi hakim anggota Irfan Amos Sampe…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus tetap berjalan…