Categories: BERITA UTAMA

Komnas HAM Keluarkan Rekomendasi Untuk Lukas Enembe Dirawat

JAYAPURA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM) telah mengeluarkan rekomendasi atas pengaduan keluarga Gubernur Papua non aktif Lukas Enembe.

Sebagaimana sebelumnya, pihak keluarga mengeluhkan kondisi kesehatan Lukas Enembe selama menjalani penahanan di Rutan KPK sejak September 2022 lalu. Dalam surat rekomendasi Komnas HAM RI atas pemenuhan hak Lukas Enembe sebagai tahanan KPK RI tersebut.

Komnas HAM menyebut Lukas dapat melanjutkan program perawatan medis yang dibutuhkan, yang diperoleh sejak sebelum penahanan. Ketua Tim Hukum dan Advokasi Gubernur Papua (THAGP), Petrus Bala Pattyona menyampaikan, surat rekomendasi tersebut didapat tim kuasa hukum, pada Jumat siang (9/6).

“Dalam rekomendasinya kepada Ketua KPK RI, Komnas HAM melalui surat yang ditandatangani  Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI, Uli Parulian Sihombing, merekomendasikan. Memastikan agar Lukas Enembe dapat melanjutkan program perawatan medis yang dibutuhkan, yang diperoleh sejak sebelum penahanan, untuk tetap dapat dilanjutkan oleh dokter KPK maupun RS lain yang ditunjuk oleh KPK,” terang Petrus dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (9/6).

  Menurut Petrus, sebelum ditahan, Lukas Enembe berada dalam kondisi dirawat dan diawasi secara ketat kesaehatannya oleh dokter pribadi dan dokter dari RS Mount Elizabeth Singapura di rumah pribadinya di Distrik Koya.

“Selama dirawat, Lukas diawasi pola makan dan perkembangan kesehatannya dari waktu ke waktu oleh perawat, dokter jaga dan dokter pribadinya kala itu,” kata Petrus

Lanjut Petrus, dengan keluarnya rekomendasi dari Komnas HAM RI tersebut. Pihaknya berharap pengadilan dapat mengizinkan Lukas berobat dan mengalihkan penahanan dari tahanan rutan ke tahanan rumah atau tahanan kota.

“Sudah seharusnya Lukas segera dirawat karena ginjalnya telah tidak berfungsi dan menunggu waktu untuk cuci darah. Tidak hanya itu, sekarang diketahui klien kami juga  mengidap Hepatitis B yang dapat menulari tahanan lain dan pegawai rutan,” bebernya. (fia)

newsportal

Recent Posts

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

9 hours ago

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

10 hours ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

11 hours ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

17 hours ago

Polres Jayapura Amankan 79 Botol Boplas di Doyo Lama

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…

18 hours ago

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

1 day ago