Categories: BERITA UTAMA

Ada Ledakan Saat 22 Rumah Prajurit Terbakar

Ia menambahkan bahwa para penghuni di kawasan tersebut merupakan warga dengan latar belakang berbeda. “Yang tinggal di sini campuran, ada yang PNS, ada yang militer, dan ada juga yang sudah pensiun tapi masih tinggal di sini. Ini barak Mes Pendam,” katanya. Pasca kebakaran, warga yang terdampak sementara diarahkan untuk mengungsi ke area masjid yang berada di sekitar kompleks Kodam lama sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak terkait.

Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura, Hernike R. Awy, mengatakan pihaknya mengerahkan 13 unit armada pemadam untuk memadamkan api di lokasi kejadian. Armada tersebut berasal dari beberapa pos pemadam kebakaran yang ada di Kota Jayapura. “Total ada 13 armada yang kami turunkan. Dari Pos Heram 2 unit, dari Mako 3 unit, Matra besar 2 unit, mobil suplay 2 unit, pos distrik 2 unit dan Pos Youtefa 2 unit,” jelasnya.

Selain itu, proses pemadaman juga mendapat bantuan dari armada milik TNI Angkatan Laut, water cannon Polresta Jayapura Kota, serta Polda Papua. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak menjadikan peristiwa kebakaran sebagai konten media sosial, karena hal tersebut dapat menghambat kerja petugas di lapangan sekaligus mengganggu penanganan darurat.

“Jangan jadikan peristiwa kebakaran ini sebagai konten di media sosial. Kasihan juga para korban dan ini bisa menghambat kerja petugas pemadam maupun aparat keamanan yang sedang bekerja,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Pantauan Cenderawasih Pos proses pemadaman ini sempat terhenti lantaran ketersediaan air sempat habis dan menunggu suply. Dan disaat tegang-tegangnya penyiraman terdengar berkali kali suara ledakan. Ada ledakan kecil dan ada juga yang cukup besar. Saat ledakan terdengar penyampaian untuk menjauh.

“Jangan disitu, amunisi, amunisi,” ujar seorang prajurit kepada rekannya. Setelah ledakan kesekian kali ada juga perwira yang meminta petugas yang terlibat pemadaman untuk menghindar.

“Di balik mobil saja dulu. Itu sepertinya amunisi yang meledak,” penyampaiannya. Meski begitu hingga api mulai redup tak ada satupun yang terluka akibat ledakan tadi dan petugas kembali melanjutkan pemadaman.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Program Pembangunan Harus Berpihak pada RakyatProgram Pembangunan Harus Berpihak pada Rakyat

Program Pembangunan Harus Berpihak pada Rakyat

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan…

7 hours ago

Lapas Abepura Usulkan Remisi Idul Fitri Bagi 76 Warga Binaannya

Kepala Lapas Kelas IIA Abepura, Badaruddin mengatakan, Lapas Abepura tidak serta merta memberikan remisi kepada…

8 hours ago

OPD Pelayanan Publik Wajib WFO

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, penerbitan Surat Edaran tersebut…

9 hours ago

Pemkot Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Selama Libur Idul Fitri

Layanan tersebut antara lain puskesmas, RS Ramela, layanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan…

10 hours ago

Operasi Ketupat Dimulai, Polda Papua Siagakan 1.701 Personel

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Kombes Pol Muhajir dan dihadiri para pejabat…

11 hours ago

Bagaimana Cara Menjadi Kuat di Tengah Tantangan Hidup

Meski setiap orang memiliki ritme perjalanan yang berbeda, pada hakikatnya langkah kehidupan dipengaruhi oleh dua…

12 hours ago