Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun menurutnya, rumah nomor 4 yang diduga menjadi titik awal kebakaran sedang dalam keadaan kosong karena penghuninya pergi keluar sejak pagi.
“Saya tidak tahu apakah karena ledakan gas atau apa. Tapi yang tinggal di rumah nomor 4 itu . Saat kejadian mereka tidak ada di rumah,” bebernya.
Aldy juga menjelaskan bahwa kondisi bangunan rumah di lokasi tersebut sebagian besar merupakan bangunan lama dengan atap yang saling menyambung, sehingga api dengan cepat merambat ke rumah lainnya.
“Rumah di sini berdempetan dan atapnya menyambung, jadi api cepat sekali menyebar. Waktu saya mau masuk lagi ke rumah untuk ambil barang, api sudah besar di bagian belakang,” katanya.
Sementara itu, Ketua RT/RW 01/05 Kelurahan Numbai, Distrik Jayapura Utara, Marku, menjelaskan bahwa rumah yang terbakar merupakan barak lama milik Kodam yang selama ini dihuni oleh berbagai kalangan, baik anggota militer, pegawai negeri sipil maupun warga yang sudah pensiun.
Menurutnya, terdapat dua barak utama di lokasi tersebut yang ikut terbakar. “Yang terbakar ini mes Kodam lama. Ada dua barak atau atap. Barak bawah ada 16 mes yang terbakar, sementara di barak atas ada 4 mes yang terbakar. Dengan demikian total rumah yang terbakar mencapai 20 unit,” jelasnya
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…