Categories: BERITA UTAMA

Pasien Cuci Darah di Indonesia Tembus 200 Ribu Orang

JAKARTA – Jumlah pasien yang menjalani perawatan cuci darah di Indonesia terus meningkat. Kementerian Kesehatan mencatat, total pasien hemodialisis kini diperkirakan mencapai 200 ribu orang, dengan penambahan sekitar 60 ribu pasien baru setiap tahun. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut, pasien gagal ginjal umumnya harus menjalani hemodialisis dua hingga tiga kali dalam sepekan.

Terapi tersebut tidak bisa ditunda karena berkaitan langsung dengan keselamatan pasien dan kestabilan fungsi tubuh. “Pasien cuci darah ini seminggu bisa dua sampai tiga kali harus cuci darah di rumah sakit. Kalau dia miss itu bisa fatal dalam waktu satu sampai tiga minggu,” ujar Budi dalam rapat DPR, Senin (09/02).

Mayoritas pasien yang tercatat saat ini merupakan pasien lama yang masih menjalani terapi rutin. Namun, jumlah pasien baru yang terus bertambah setiap tahun dinilai memberikan tekanan pada kapasitas layanan kesehatan.

Kementerian Kesehatan menilai penghentian terapi pada pasien penyakit kronis, khususnya gagal ginjal, berpotensi menimbulkan dampak serius. Risiko komplikasi hingga kematian dapat meningkat apabila perawatan tidak dijalani sesuai jadwal.

Selain pasien gagal ginjal, pemerintah juga menyoroti kelompok penderita penyakit katastropik lainnya, seperti kanker, penyakit jantung, dan talasemia, yang memerlukan pengobatan berkelanjutan. Keberlangsungan layanan dinilai menjadi faktor krusial untuk menjaga kondisi pasien tetap terkontrol.

Pemerintah berupaya memastikan layanan kesehatan tetap berjalan, terutama bagi pasien yang bergantung pada skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Fokus diarahkan pada ketersediaan fasilitas serta akses terapi rutin agar tidak terputus. “Kita mengusulkan agar bisa dikeluarkan SK Kemensos, untuk tiga bulan ke depan layanan katastropik yang 120.000 tadi itu otomatis direaktivasi,” imbuhnya.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Penembakan Pilot Hanya Mempersulit Masyarkat

Direkrut Eksekutif YKKMP Theo Hesegem menyatakan Sebagai lembaga yang bekerja di bidang kemanusiaan dan perlindungan…

31 minutes ago

Di Balik Spam Medsos, Kekerasan Seksual Muncul Tanpa Kontrol

Menurut Yosefina, salah satu faktor utama yang menyuburkan maraknya kejahatan seksual adalah regulasi informasi yang…

2 hours ago

Pulihkan Psikologi Warga Intan Jaya Lewat Trauma Healing

Situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya belum sepenuhnya pulih. Rangkaian aksi kekerasan yang terjadi dalam…

3 hours ago

Kogabwilhan III Sita 47 Senpi dan 3.000 Pohon Ganja Selama Semester I 2026

Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa seluruh hasil operasi ini merupakan bentuk transparansi…

6 hours ago

Polisi Masih Terus Melacak Jaringan Curanmor di Kota Wamena

​Kapolres Jayawijaya, melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan, peningkatan intensitas…

7 hours ago

Seorang Warga Dilaporkan  Hilang di Sungai Maro

Korban diketahui bernama Abdul Rozas (29). Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…

10 hours ago