Categories: BERITA UTAMA

Pasien Cuci Darah di Indonesia Tembus 200 Ribu Orang

7. Kanker
Kanker stadium 4 sangat mempengaruhi kondisi kesehatan darah dan ginjal sehingga ketika ginjal benar benar dalam kondisi yang akut maka sudah tak ada lagi limbah sisa makanan yang dapat disaring dengan normal. Penumpukan racun dalam darahpun tak bisa dihindari sebagai prnyebab cuci darah rutin. Dalam hal ini cuci darah adalah satu satunya solusi terbaik untuk mendapatkan kondisi darah yang bersih dari racun.

8. Hipertermia
Penyebab cuci darah yang dapat menimpa segala usia adalah ketika seseorang terkena hipertermia dalam jangka panjang dan tidak segera mendapat penanganann medis. Hipertemia adalah kondisi dimana tubuh sedanag mengalami peningkatan suhu akibat adanya infeksi sehingga terjadi kelainan pada saraf saraf serta aliran darah . Pada saat hipertemia karena infeksi pada ginjal maka ginjal akan lebih cepat mendapat kegagalan dalam mengatur cairan serta fungsinya kacau dalam menyaring racun dalam tubuh sehingga tidak dapat mengeluarkan racun dengan normal yang akhirnya cuci darah adalah jalan yang terbaik untuk mengembalikan kualitas darah.

9. Virus HIV/AIDS
Virus Hiv/Aids dapat bertahan dalam tubuh terutama dalam darah, Kelenjar dan sel. Virus tersebut sangat kuat dan cepat berkembang didalam darah sehingg sulit untuk dikeluarkan atau disterilkan secara maksimal. Ginjal yang telah mengalami kerusakan akibat serangan virus Aids dapat menyebabakan cairan racun cepat mengalami penumpukan dalam darah dan mengotorinya. Jika darah tersebar keseluruh tubuh maka organ lain akan ikut meradang atau mengalami kelainan secara bertahap. Untuk menggantikan fungsi ginjal yang telah rusak maka penderita Aids menggunakan mesin cuci agar timbunan sisa metabolisme berupa racun racun dapat dikeluarkan dari tubuh.

10. Tekanan darah tinggi
Penyebab cuci darah bisa juga diakibatkan karena seseorang adalah penderita tekanan darah tinggi akut atau kronis yang tidak berupaya menurunkan tekanan darahnya maka kondisi tersebut lamna kelamaan dapat menpengaruhi kinerja ginjal. Tekanan darah dapat mengagnggu peredaran dan pembuluh darah termasuk pada area organ ginjal. Dengan menjalani cuci darah diharapkan mesin cuci dapat mengeluarkan sisa atau limbah metabolisme yang sudah tidak dibutuhkan tubuh melalui urin, Keringat dan feses.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Jangan Sampai Terlewat! 7 Makanan Khas Imlek yang Wajib Ada di MejaJangan Sampai Terlewat! 7 Makanan Khas Imlek yang Wajib Ada di Meja

Jangan Sampai Terlewat! 7 Makanan Khas Imlek yang Wajib Ada di Meja

Menariknya, tradisi ini masih terus dilestarikan hingga sekarang, termasuk di Indonesia. Jadi kalau kamu ingin…

10 hours ago

54.186 jiwa yang Dinonaktifkan, BPJS Minta Masyarakat Tak Panik

Ia menjelaskan, berdasarkan surat keputusan di atas, untuk jumlah secara nasional yang dinonaktifkan sekitar 11…

10 hours ago

Sebelas Sekolah Belajar Ubah Limbah Jadi Eco Enzyme

Sekretaris DKLH Papua, sekaligus narasumber proses pembuatan eco enzyme, Aries Toteles Ap, mengatakan pelatihan ini…

11 hours ago

Bupati Gusbager Ajak Masyarakat Flobamora Bangun Keerom

Kanisius Kango didapuk sebagai Ketua IKF Kabupaten Keerom untuk lima tahun kedepan. Proses pelantikan dipimpin…

11 hours ago

Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Empat Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air

Berdasar keterangan saksi dan penumpang yang selamat, diperkirakan ada tiga sampai empat senjata api laras…

12 hours ago

Pembangunan Masjid Terapung di Hamadi Didukung CSR BSI

Perwakilan BSI, Muhammad Razaq, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BSI dalam…

12 hours ago