Categories: BERITA UTAMA

Kejati Ditantang Segera Ungkap Dugaan Korupsi Dana PON XX

Lanjut Anthon, jangan sebatas menyebut angka fantastis tapi kemudian penanganannya dipertanyakan. Sebab ini menyangkut kredibilitas daripada Kejaksaan Tinggi Papua.

“Kita menantang Kejati Papua, apakah betul nilai korupsinya sebesar 6T hingga 8 T ? Ataukah itu sebatas perkiraan yang belum memiliki bukti yang cukup untuk menentukan kerugian negara, karena seringkali aparat penegak hukum baik itu Kepolisian, Kejaksaan maupun KPK. Dalam menentukan kerugian negara selalu menggunakan hasil audit investigasi dari BPKP,” ucap Anthon, yang juga selaku Ketua DPC PERADI Suara Advokat Indonesia Kota Jayapura.

Padahal, lanjut Anthon, BPKP bukanlah lembaga audit yang memiliki kewenangan konstitusional untuk mengklaim adanya kerugian negara.

“Sekarang yang kita pertanyakan, apakah Kejati Papua sudah memiliki hasil audit dari BPK sehingga menyatakan ada kerugian sebesar itu. Saya yakin Kejati belum memiliki bukti atau belum memiliki hasil audit dari BPK,” kata Anthon.

Anthon menduga, kerugian negara yang disampaikan Kajati Papua ke media sebatas dugaan dugaan sementara yang belum memiliki bukti cukup untuk bisa menetapkan tersangkanya.

“Apakah bisa dalam waktu dekat ini seperti janji Kejati bahwa menetapkan para tersangka yang terlibat dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana PON tersebut. Jangan sebatas melemparkan isu besar di media untuk menakuti nakuti pejabat, tetapi kemudian dibalik itu diselesaikan dengan cara cara yang tidak profesional,” bebernya.

Dikatakan Anthon, banyak kasus korupsi di Papua yang berjalan di tempat. Kalau pun muncul ke publik, itu hanya hitungan jari yakni 1 atau 2 kasus yang bisa naik ke pengadilan

“Saya tidak begitu percaya jika kasus korupsi dengan nilai Rp 6 T hingga 8 T yang disebutkan ini bisa berjalan sebagaimana mestinya, atau bisa ditindak lanjuti dengan menetapkan para tersangka,” ungkapnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Kemenhut: Pencabutan Izin 28 Perusahaan Tata Perekonomian Berbasis SDAKemenhut: Pencabutan Izin 28 Perusahaan Tata Perekonomian Berbasis SDA

Kemenhut: Pencabutan Izin 28 Perusahaan Tata Perekonomian Berbasis SDA

“Kementerian Kehutanan menghormati dan mendukung atas langkah yang dilakukan oleh Satgas PKH sesuai dengan kewenangan…

17 hours ago

KM. Bintang Laut Tenggelam di Laut Arafura, Satu Tewas, Enam Hilang

Sebanyak 13 anak buah kapal ditemukan di laut dan selamatkan oleh kapal nelayan yang melintas…

18 hours ago

Tiga Anggota TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan NKRI

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

19 hours ago

Tuntut Ganti Rugi, TK Negeri Pembina Merauke Dipalang Pemilik Hak Ulayat

Lusia Leftumun mengungkapkan, pemalangan ini merupakan yang kedua kalinya. Di tahun 2025 saat sekolah mau…

20 hours ago

Dewan Adat Papua Wilayah Hubula Imbau Jaga Kedamaian Bersama

Ketua Dewan Adat Wilayah Hubula Enggelbert Sorabut menyebutkan jika wilayah Adat Daerah Hubula atau Hubulama…

22 hours ago

Temui Puluhan Pencaker: “Saya Datang untuk Memperbaiki, Bukan Menyalahkan”

Massa yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, hingga pemuda tersebut datang menuntut keadilan. Beberapa menuntut kejelasan…

23 hours ago