“Itu yang saya sampaikan, jangan cepat menyimpulkan karena belum tentu yang dianiaya ini pelaku dan sekarang terbukti jika korban tidak terima dan membuat laporan polisi,” tegas Kapolres.
Dari laporan polisi tersebut ia menegaskan akan mengusut siapa saja yang terlibat sebagai bentuk penegakan hukum yang tidak pandang bulu siapa pelakunya.
“Tetap kami proses, saya sudah bilang anggota untuk mencari siapa saya yang ikut dalam pengeroyokan tersebut. Kita akan lihat berani seperti waktu mengeroyok atau justru hilang satu – satu,” cecar Kapolres.
Ia menyampaikan bahwa polisi tidak melarang melakukan proteksi terhadap tempat tinggal atau tempat usaha namun bukan reaktif dan mudah terprofokasi seperti kejadian Minggu saat kebakaran dimana tidak jelas apakah yang lewat adalah pelaku tapi malah dikeroyok.
“Silahkan saja melakukan pengamanan tapi tidak menghakimi, akan lebih baik jika mendapati orang yang dicurigai itu laporkan kepada polisi dan bukan malah digebuki. Sekarang kasusnya bertambah panjang karena korban melapor balik,” tutup Kapolresta. (ade/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…