“Itu yang saya sampaikan, jangan cepat menyimpulkan karena belum tentu yang dianiaya ini pelaku dan sekarang terbukti jika korban tidak terima dan membuat laporan polisi,” tegas Kapolres.
Dari laporan polisi tersebut ia menegaskan akan mengusut siapa saja yang terlibat sebagai bentuk penegakan hukum yang tidak pandang bulu siapa pelakunya.
“Tetap kami proses, saya sudah bilang anggota untuk mencari siapa saya yang ikut dalam pengeroyokan tersebut. Kita akan lihat berani seperti waktu mengeroyok atau justru hilang satu – satu,” cecar Kapolres.
Ia menyampaikan bahwa polisi tidak melarang melakukan proteksi terhadap tempat tinggal atau tempat usaha namun bukan reaktif dan mudah terprofokasi seperti kejadian Minggu saat kebakaran dimana tidak jelas apakah yang lewat adalah pelaku tapi malah dikeroyok.
“Silahkan saja melakukan pengamanan tapi tidak menghakimi, akan lebih baik jika mendapati orang yang dicurigai itu laporkan kepada polisi dan bukan malah digebuki. Sekarang kasusnya bertambah panjang karena korban melapor balik,” tutup Kapolresta. (ade/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya sejumlah kendaraan bermotor dengan modus pelaku…
ali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan pentingnya penataan administrasi kependudukan di wilayah Distrik Muara Tami…
Bupati Thomas mengatakan, kehadiran gubernur dalam peresmian Rumah Jew merupakan penghormatan lantaran itu kesempatan langkah.…
Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penegasan batas daerah antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten…