

Pelaku pembunuhan seorang pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di Jalan WR. Soepratman pada 1 Mei 2025. Ia dihadirkan dalam konferensi pers yang digelar Sat Reskrim Polres Mimika di Mapolres Mimika, Selasa (9/12), (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
Kapolres Mimika: Pelaku Mengaku Perasaannya Tidak Tenang, sehingga pada 5 Desember 2025 Menyerahkan Diri ke Polres
MIMIKA -Polres Mimika telah berhasil mengungkap misteri dibalik tewasnya pria tanpa identitas (Mr.X) yang ditemukan dalam kondisi hangus terbakar pada 1 Mei 2025 lalu.
Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman dalam konferensi pers di Mapolres Mimika mengungkapkan bahwa alasan pelaku membakar korban hingga meninggal dunia didasari sakit hati karena diejek oleh korban.
Cerita berawal dari pada tanggal 30 April 2025 malam, Putra duduk di pinggir jalan. Tak lama kemudian melintas dua orang rekannya berinisial AR, A. Mereka lalu mengajaknya untuk pergi mengkonsumsi minuman keras beralkohol.
Kemudian, datang lagi tiga orang lainnya berinisial W, S dan J. Mereka mengkosumsi Miras di lapangan kosong yang berlokasi di sekitaran sebelum kantor Sat Lantas Polres Mimika.
“Saat mereka minum itu kemudian tidak lama berselang Mr. X datang bergabung tanpa diundang. Saat mabuk itulah Mr. X menghina fisik pelaku dengan menyebut “ko ini mata buta, badan kurus, gigi ompong” dan menggertak pelaku,” ujar Kapolres.
Kapolres menambahkan, Mr. X dan Putra serta rekan-rekannya itu tidak saling kenal. Saat itu korban hanya melintas kemudian bergabung. Usai mengalami kejadian itu, rekan-rekan Putra pun membubarkan diri, J menjadi yang pertama pamit, diikuti A, W dan S, setelahnya AR juga pamit untuk pergi membeli rokok.
Saat rekan-rekanya pergi itulah, Putra pergi membeli bensin di sekitar lokasi kejadian, kemudian kembali dan membakar Mr. X.
“Pelaku ini kembali lokasi tempat mereka minum selanjutnya menyiram korban dengan menggunakan bensin dan membakarnya dengan menggunakan korek api gas warna merah. Setelah itu, pelaku pergi meninggalkan lokasi kejadian dengan jalan kaki, melihat itu Ar pun menjemputnya di pinggir jalan agak jauh dari lokasi kejadian,” tutur Kapolres.
Page: 1 2
Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…
Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…
Penangguhan ini memicu kekhawatiran atas keberlangsungan distribusi nutrisi bagi masyarakat di wilayah tersebut. Krisis operasional…
Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…
Meski sebagai tim tamu, Ade merasa anak asuhnya tak gentar sama sekali. Ia mengaku pemainnya…