Ia menambahkan, pelaku kejahatan di Nabire bervariasi, mulai dari remaja hingga dewasa, bahkan belum lama ini pihaknya menangkap seorang pelajar. “Ini bukti pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak,” kata Kapolres.
Selain itu, pemilik rumah kos diminta untuk wajib mendata penghuni, khususnya mereka yang berasal dari luar Nabire, guna mencegah kos-kosan dijadikan tempat singgah pelaku kejahatan.
AKBP Tatiratu juga berharap pemerintah dapat mencari solusi terhadap masalah pengangguran di Nabire sebagai langkah jangka panjang menekan angka kriminalitas. “Mari kita jaga Nabire bersama-sama. Keterlibatan semua pihak adalah kunci keamanan di Nabire,” pungkasnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
anitia Pelaksana (Panpel) Persipura Jayapura memastikan pengamanan laga terakhir Persipura menjamu Persiku Kudus di Stadion…
Sebanyak 100 unit rumah permanen yang dibangun pemerintah pusat melalui Kementrian Transmigrasi RI di Kampung…
Persiker merupakan juara Liga 4 zona Papua dan menjadi wakil Papua pada seri nasional. Mereka…
Dari 47 CHJ, terdiri dari 18 laki-laki dan 29 perempuan. Jemaah tertua atas nama Kislam…
Ketua NPCI Papua, Jayakusuma menghadiri rapat kerja nasional (Rakernas) NPCI Pusat di Kota Solo, Jawa…
Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmen kuat dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.…