Categories: NASIONAL

235 Pengungsi Manggelum dan Firiwange Dipulangkan

BOVEN DIGOEL – Sebanyak 235 warga Distrik Manggelum dan Firiwange, Kabupaten Boven Digoel yang mengungsi ke Tanah Merah, ibukota Kabupaten Boven Digoel direncanakan akan dipulangkan ke rumah mereka masing-masing di Distrik Manggelum dan Firiwange, hari ini, Sabtu (13/6).

Kasi Humas Polres Boen Digoel Aiptu Ihsan, saat dihubungi mengungkapkan terkait rencana pemulangan ratusan pengungsi dari Distrik Manggelum dan Firiwange, Kabupaten Boven Digoel ke Tanah Merah tersebut.

‘’Rencananya Sabtu besok para pengungsi tersebut akan diupulangkan,’’ kata Ihsan lewat telpon selulernya, Jumat (12/6).

Ihsan mengungkapkan, selama berada di Tanah Merah, para pengungsi tersebut menginap di rumah keluarga yang ada di Boven Digoel. ‘’Mereka ditampung di keluarga mereka masing-masing yang ada di Tanah Merah,’’ katanya.

Kecuali lanjut dia, saat baru tiba di Tanah Merah, seluruh pengungsi tersebut terlebih dahulu dilakukan trauma healing yang dilakukan Polres Boven Digoel, kemudian pemeriksaan Kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel serta pemberian susu dan makanan.

‘’Tapi setelah pemeriksaan Kesehatan dan trauma healing, para pengungsi masing-masing mencari keluarga mereka yang ada di Tanah Merah. Mereka tinggal di situ,’’ jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

13 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

14 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

15 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

16 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

17 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

18 hours ago