

Agus Fatoni (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Jika memungkinkan, Pj Gubernur Papua Agus Fatoni akan mempertemukan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang akan bertarung di Pemungutan Suara Ulang (PSU), pada 6 Agustus mendatang. “Jika itu memungkinkan nanti kita atur pertemuannya,” ucap Gubernur Agus menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos, Rabu (9/7) malam.
Hal ini menyikapi adanya permintaan dari pemuda, yang meminta gubernur mempertemukan kedua pasangan calon yaitu Benhur Tomi Mano-Constant Karma dan Mathius D Fakhiri-Aryoko Rumaropen.
“Saya kira itu usulan yang bagus, nanti kita lihat momentnya. Lagian waktu kita sangat pendek, dan ini sedang dalam masa kampanye. Dimana para calon sedang turun ke daerah, dan daerahnya tidak dekat,” sambungnya.
Sambungnya, namun jika itu tidak bisa dilakukan maka akan ada mekanisme lain yang bisa digunakan. Terkait dengan netralitas ASN Pemerintah Provinsi Papua di PSU, Agus mengaku sudah menekankan kepada para bupati dan wali kota, termasuk Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Penekanan saya agar para bupati, wali kota dan Kepala OPD menjaga dan mengawal netralitas ASN. ASN harus netral, bekerja profesional dan tidak ikut politik praktis,” tegasnya.
Ia juga mengaku telah mengumpulkan para Kepala OPD di Jakarta, ini setelah dirinya dilantik Mendagri. Termasuk menggelar rapat koordinasi dengan para bupati dan wali kota se-Provinsi Papua.
Page: 1 2
Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik, BMKG Wilayah V Jayapura, Ezri Ronsumbre mengatakan secara umum, pola…
“Untuk pelanggaran pertama pasti ada teguran lisan, namun untuk selanjutnya kendaraan akan kami derek dan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam pertemuan bersama warga (ruang pablik) menjelaskan bahwa pembayaran…
Karena itu, mereka memutuskan untuk membuat hutan sendiri. Tahun 2000 menjadi titik awal perjalanan. Bermodalkan…
Bagaimana tidak, dalam keadaan mabuk ia menggunakan pisau berupaya menikam seorang pemuda berinisial DP yang…
Mereka menuntut agar tahanan dari kelompok Dang yang sebelumnya ditangkap oleh aparat keamanan segera dibebaskan…