Untuk itu pada momentum Hari Kelautan Sedunia ini, ia mengajak semua pihak untuk maknai sebagai pengingat bahwa laut bukan hanya ruang hidup, tetapi juga sumber pangan, budaya, ekonomi, dan identitas masyarakat pesisir. Di tengah ancaman perubahan lingkungan dan aktivitas manusia yang destruktif, momentum ini menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama
”Laut adalah warisan yang harus dijaga dengan ilmu pengetahuan, kearifan lokal, dan tindakan nyata. Melalui semangat Hari Kelautan Sedunia ini, mari kita rawat laut bukan hanya untuk hari ini, tetapi demi masa depan anak cucu Papua,” pungkasnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura. Peringatan…
Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…
Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini…
Kedelapan tersangka masing-masing FA (30), YA (33), RA (35), ZT (40), OR (29), RA (42),…
Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran tanah yang telah digunakan…
Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik…