Untuk itu pada momentum Hari Kelautan Sedunia ini, ia mengajak semua pihak untuk maknai sebagai pengingat bahwa laut bukan hanya ruang hidup, tetapi juga sumber pangan, budaya, ekonomi, dan identitas masyarakat pesisir. Di tengah ancaman perubahan lingkungan dan aktivitas manusia yang destruktif, momentum ini menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama
”Laut adalah warisan yang harus dijaga dengan ilmu pengetahuan, kearifan lokal, dan tindakan nyata. Melalui semangat Hari Kelautan Sedunia ini, mari kita rawat laut bukan hanya untuk hari ini, tetapi demi masa depan anak cucu Papua,” pungkasnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pemerintah Kabupaten Jayapura mengubah sistem pengangkutan sampah dengan menerapkan aturan baru agar masyarakat tidak lagi…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menegaskan tindakan menghilangkan nyawa seseorang secara sengaja merupakan…
Kepala SSPG Jayawijaya Wamena, Wamena Kota Melkyas Tangkelangan, S.IP menyatakan Dapur MBG yang baru beroperasi…
Mewakili Rektor Uncen, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si.,…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH mengatakan setelah SK 820 CASN formasi 2024-2025 diserahkan maka…
Evakuasi dua korban tewas—pasangan suami istri bernama Yentinus Kogoya dan Pam Wendakme—diwarnai kontak tembak antara…