

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare saat mengunjungi korban akibat aksi bentrokan di Puncak Jaya, Jumat (7/2). (foto;Humas Polda Papua For Cepos)
JAYAPURA-Bentrokan antara pendukung pasangan calon bupati nomor urut 01 dan 02 di Kota Lama Mulia, Puncak Jaya, pada Rabu (5/2), menyebabkan korban jiwa serta banyak warga mengungsi. Situasi ini sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu dimana ada 132 orang menjadi korban.
Dari jumlah tersebut, 1 orang dinyatakan meninggal dunia, 8 orang kritis dan 124 lainnya luka-luka. Warga juga banyak yang ketakutan sehingga memilih mengungsi. Terkait itu, Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare bersama rombongan mengunjungi para pengungsi di beberapa lokasi, seperti Mako Polres Puncak Jaya, Makodim 1714/PJ, Polsek Mulia, dan Aula Gereja GIDI.
Kunjungan ini dilakukan untuk memberikan dukungan moril serta bantuan berupa sembako dan makanan ringan bagi anak-anak.
“Kami ingin memastikan bahwa para korban mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan dan merasa didukung dalam situasi sulit ini,” ujar Brigjen Pol. Alfred Papare dalam keterangan tertulis, Jumat (7/2).
Dikatakan bentrok antar-massa pendukung paslon ini mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, sementara lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, banyak warga terpaksa mengungsi demi keselamatan mereka. Para pengungsi, yang mayoritas terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak. Ada Orang Asli Papua maupun pendatang. Semua memilih mengamankan diri karena situasi yang mencekam.
“Hari ini (Jumat red) sebanyak 5 korban luka dari bentrokan itu telah dievakuasi ke Kabupaten Jayapura menggunakan pesawat Alda Air,” ungkap Alfred.
Ia pun menegaskan bahwa pasca-kejadian ini, pihak kepolisian memperketat pengamanan di wilayah Puncak Jaya untuk mencegah konflik lebih lanjut. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi demi menjaga ketertiban dan keamanan.
“Saya bersama Para PJU Polda Papua Tengah akan tetap berada di Kabupaten Puncak Jaya sampai situasi betul-betul aman dan kondusif, nantinya juga kami akan terus mengintensifkan kegiatan patroli skala besar dan akan lakukan razia terhadap siapa saja yang masih membawa alat tajam maupun alat perang ” pungkas Brigjen Alfred Papare. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…