Diketahui, peristiwa penganiayaan bermula pada Senin siang ketika korban bersama rekannya hendak berangkat bekerja. Saat melintas di depan Alfamidi Argapura, ban sepeda motor yang mereka gunakan mengalami pecah. Rekan korban kemudian kembali ke Angkasa Pura untuk mengambil uang guna memperbaiki ban, sementara korban menunggu di lokasi kejadian sambil menjaga sepeda motor.
Namun, saat berada di lokasi, korban diduga dianiaya oleh sejumlah pemuda setempat. Tidak terima dengan kejadian tersebut, korban kembali ke Angkasa Pura dan melaporkan peristiwa itu kepada keluarganya. Pada Senin malam, korban bersama keluarganya mendatangi kawasan Argapura, yang kemudian berujung pada aksi pertikaian antarwarga.
Bentrokan tidak terhindarkan hingga terjadi aksi saling serang. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan massa dan meredam situasi. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Petrus Koirewoa, menjelaskan bahwa pendataan yang dilakukan tidak…
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Steven Alexander Wonmaly, mengatakan penetapan tersebut mengacu pada Peraturan…
Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Yoram sempat disiram menggunakan bensin oleh sang istri berinisial…
Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk membantu proses…
Selain kepala daerah, gubernur juga mengingatkan kepada direktur dan seluruh tenaga medis untuk senantiasa siap…
Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis untuk…