

Ramses Limbong (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – PJ Gubernur Papua, Ramses Limbong mengaku kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di 2024 belum memuaskan. Menurutnya, meski realisasi anggaran OPD tinggi, tapi kualitas output dan outcomenya juga harus diperhatikan.
“Kita harus nilai output dan outcomenya juga, apakah berdampak positif tidak terhadap pembangunan di Papua,” kata Ramses kepada wartawan, Rabu (8/1). Lanjut Ramses, misalnya dari sisi pertumbuhan ekonomi, angkanya masih di bawah nasional. Dimana pertumbuhan ekonomi Papua baru 4,8, sementara nasional 5,1.
Untuk itu, diperlukan upaya dan komitmen yang kuat dari semua OPD untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Papua. “Ini harus dikejar, minimal sama dengan angka nasional,” ujarnya. Kata Ramses, Provinsi Papua kini sangat bergantung pada potensi pertanian dan perikanan. Kedua sektor ini perlu dikembangkan dengan optimal sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Papua.
“Kondisi fiskal daerah kita turun drastis pasca pemekeran Daerah Otonom Baru (DOB). Kita harus mengembangkan potensi yang kita miliki menjadi sumber ekonomi baru,” kata Ramses.Ramses menegaskan, akan melakukan evaluasi secara total terhadap seluruh kinerja OPD. Harapannya, kinerja OPD bisa meningkat di 2025 ini.
“Saya tidak menilai secara pertanggungjawab administrasi saja, tapi itu juga penting tidak boleh amburadul. Cuma kualitasnya juga harus dinilai, tentunya penilaianya tehadap masing-masing OPD akan berbeda,” ucapnya.Sementara itu, Pj Gubernur kumpulkan seluruh OPD untuk memberikan guidance terhadap apa yang harus dilakukan dengan kondisi Papua saat ini. Dimana sesuai dengan RPJMN maupun RPJMD, yang jadi fokus saat ini adalah sektor pertanian, perikanan, kelautan dan pariwisata.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…