Gustaf menyarankan jika memang Prwobo serius membangun tanah Papua, maka perdayakan anggota kabinet untuk menginventarisir masalah yang substansi seperti kasus pelanggaran HAM, masyarakat Papua yang sampai hari ini masih termarginlisasi, diskirmimasi, maupun kasus kasus pelanggaran masa lalu.
“Kalau mau bangun Papua, maka selesaikan dulu masalah-masalah ini, karena ganti presiden dari masa orde baru sampai sekarang masih terjadi,” bebernya. Dikatakan pola pembangunan selama ini terfokus pada pembangunan infrastruktur, akan tetapi pola ini tidak memberikan kesejahtraan bagi masyarakat Papua, buktinya masalah kesehatan, pendidikan, ekonomi masih cukup tinggi.
“Kenapa masalah ini masih terjadi karena, persoalan dasarnya belum tersentuh,” ungkap Gustaf. Gustaf juga menganggap kehadiran Prabowo di Merauke bisa dikatakan bagian dari misi politik, sebab sebelumnya mantan Presiden Joko Widodo menggagas Proyek Stategi Nasional (PSN) berbasis pangan di wilayah tersebut.
“Kita lihat urgensinya tidak salah kalau masyarakat menilai jika kunjungannya ini punya misi tertentu,” imbuhnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…