Categories: BERITA UTAMA

Gustaf: Kunjungan Presiden ke Merauke Bagian dari Misi Politik

JAYAPURA-Belum lama ini Presiden Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja ke Merauke, Provinsi Papua Tengah. Kunjungannya itu dalam rangka memastikan pengembangan program Swasembada Pangan Nasiona (SPN).

Menurut Akademisi sekaligus peneliti Fakultas Pertanian Universitas Papua, Dr. Agus Sumule, kunjungan Prabowo bisa dikatakan murni untuk melihat pembangunan di tanah Papua, sebab Merauke bagian dari wilayah kerja presiden.

Lain hal jika Prabowo berkunjung ke negara sahabat yang punya hubungan bilateral dengan Indonesia pasti ada misi tertentu yang dibawa untuk bangsa dan negara.

“Tapi kalau ke Papua saya anggap ini hal biasa, karena memang kerja seorang presiden ia harus tinjau ke daerah daerah untuk memastikan pembangunan berjakan atau tidak,” ujarnya Kamis (7/10).

Agus Sumule menambahkan meski pada kunjungan itu Prabowo didampingi salah satu Investor lokal yaitu H. Isam  namun belum bisa memberikan kesimpulan bahwa keberadaan keduannya di Merauke bagian dari misi yang terselubung.

“Memang ada proyek PSN yang ditangani oleh investor, tapikan kita belum ada bukti apakah prabowo punya bagian di proyek ini, jadi kita tidak perlu pikir yang berlebihan soal ini,” tuturnya.

Terlepas dari itu, Agus Sumule berharap dua Orang Asli Papua yang duduk di kementerian diharapkan  bisa ini mempengaruhi kebijakan pemerintah pusat.

“Artinya setiap kebijakan yang dibangun untuk Papua, dua wakil Papua di kementerian ini akan menjadi kepanjangan tangan masyarakat untuk memberikan masukan dan saran. Jangan sampai hanya sebagai pelengkap,” tegas Sumule.

Sedikit berbeda pandangan dari praktisi hukum Gustaf Kawer.  Ia menilai kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Merauke, Provinsi Papua Tengah, Minggu (3/10) tidak memberikan dampak untuk pembangunan Papua Selatan maupun tanah Papua pada umumnya. 

“Saya melihat ini hanya rutinitas, bahkan bisa dibilang pencitraan, karena tidak ada urgensinya sama sekali,” ujarnya, di ruang kerja, Selasa (5/10).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Alat Berat Terbatas, Cetak Sawah Papua Masih Lambat

Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…

2 hours ago

Wali Kota Ajak Warga Pulihkan Bersama Lokasi Kebakaran

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru bersama Forkopimda, aparatur sipil negara…

3 hours ago

Dua Hari ke Depan Stok Logistik Korban Kebakaran Masih Aman

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memastikan ketersediaan logistik bagi korban kebakaran di Dok…

4 hours ago

Apresiasi Berbagai Pihak yang Bantu Korban Kebakaran

   Abisai mengatakan, dukungan terhadap para korban tidak hanya datang dari pemerintah maupun BUMN dan…

5 hours ago

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

2 days ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

2 days ago