Ia juga mengancam akan melakukan hal serupa terhadap seluruh bangunan sipil yang dijadikan markas militer di wilayah konflik. “TPNPB siap mengeksekusi semua bangunan sipil yang dijadikan pos militer. Ini bentuk perlawanan atas pelanggaran hukum humaniter internasional,” tegasnya.
Sebby juga meminta kepada Bupati Elvis Tabuni agar menghentikan segala bentuk kerja sama dengan militer Indonesia, termasuk dalam pelacakan keberadaan TPNPB. “Tugas seorang bupati adalah melindungi warganya, bukan malah bekerja sama dengan militer yang menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat,” tandasnya.
Pernyataan resmi ini, menurut Sebby, juga telah diketahui oleh Panglima Tinggi TPNPB OPM Jenderal Goliat Tabuni, Wakil Panglima Letnan Jenderal Melkisedek Awom, Kepala Staf Umum Mayor Jenderal Terianus Satto, serta Komandan Operasi Umum Mayor Jenderal Lekagak Telenggen. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…