Kita dapat lihat setiap tahunnya penerimaan pegawai negeri di pemerintahan selalu bermasalah, dan bahkan menjadi persoalan serius, ini terjadi karena pemerintah mengabaikan kepentingan OAP,” ujarnya.
Diapun mengharapkan kepada figur-figur yang mencalonkan diri menjadi gubernur, ataupun Bupati/Walikota di Papua, betul betul menjadi pemimpin yang punya semangat kerja tinggi, serta mampu mendorong pembangunan yang bersumber dari kehendak orang Papua, terutama masyarakat adat.
“Padahal pemimpin di Papua ini sebagian besar dipimpin oleh OAP, tapi sayang masyarakatnya sendiri justru melarat, sehingga saya harap pilkada 2024 ini mampu membawa masyarakat Papua hidup sejahtera,” pungkasnya. (rel/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu meminta agar penanganan…
Aparat gabungan menyita sedikitnya 114,8 liter minuman keras lokal jenis sopi dalam razia massal di…
Kejari Jayawijaya Sunandar Pramono,SH, MH menyatakan untuk yang pertama, tim baru menetapkan satu tersangka dalam…
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso S.Pd, M.Pd menyatakan terkait dengan innformasi adanya pungutan…
Kejaksaan Negeri Mimika mengumumkan telah mengantongi identitas pelaku dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah…
Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Iptu Jan B Saragih, SH membenarkan ada dua orang warga yang…