Ia juga menyoroti fakta bahwa dalam berbagai peristiwa konflik di Papua, warga sipil kerap menjadi korban. Kondisi tersebut, menurutnya, menimbulkan trauma berkepanjangan di tengah masyarakat. “Kita tidak ingin masyarakat terus hidup dalam ketakutan dan trauma. Korban dalam peristiwa seperti ini sering kali adalah warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik apa pun,” ujarnya.
Theo menegaskan bahwa apabila hasil penyelidikan nantinya menunjukkan adanya keterlibatan pihak tertentu, maka pihak tersebut harus bertanggung jawab dan menyampaikan fakta secara jujur kepada publik. “Kalau memang TPNPB-OPM yang bertanggung jawab, mereka harus jujur. Jika ternyata ada pihak lain yang terlibat, juga harus jujur. Jangan ada yang ditutupi. Kejujuran adalah bagian dari nilai kemanusiaan dan keadilan yang harus dijunjung tinggi,” tegasnya. (mww/rel/el/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…
Ribka mengatakan reformasi tata kelola Dana Otsus yang dilakukan pemerintah telah mempercepat proses penyaluran melalui…
Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Umum Uncen, Ferdinand Risamasu, menyampaikan bahwa keberadaan unit…
Hanya saja untuk mendapatkan data terkait ini pihak sekretariat nampaknya masih sulit memberikan penjelasan. Meski…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengatakan pelepasan rumah ikan merupakan salah satu langkah…