Categories: BERITA UTAMA

Walikota Harus Orang Port  Mencuat

JAYAPURA – Hasil silaturahmi yang digelar Lembaga Masyarakat Adat (LMA) bersama sejumlah paguyuban di Kota Jayapura terungkap jika perlu sebuah pengakuan terhadap hak politik orang asli Papua khususnya Port Numbay pada Pilkada Kota Jayapura November nanti.

Untuk posisi walikota dikatakan perlu diproteksi dan diberikan penghargaan bagi pemilik negeri bahwa sosok yang menjabat nanti harusnya asli Port Numbay. Sedangkan untuk wakilnya lebih fleksibel.

“Kami pikir keberpihakan seperti ini baik juga dan penting. Pengakuan itu perlu diberikan kepada saudara – saudara kami yang memang asli Port Numbay,” kata Sekjen Forum Komunikasi Lintas Nusantara (FKLN), Junaedi Rahim di kediaman Ketua LMA Port Numbay di Tanah Hitam, Sabtu (6/4).

Dijelaskan bahwa yang nantinya memimpin Kota Jayapura perlu dicari sosok yang mampu merangkul semua kalangan serta  menyelesaikan  persoalan terlebih yang berkaitan dengan masalah horizontal. Untuk tahun ini Junaedi melihat ada sejumlah sosok putera Port Numbay yang akan maju dan ini perlu komitmen. Ada nama Abisai Rollo, Robert Awi, Musa Jouwe maupun Mukri Hamadi.

“Memang tidak ada regulasi yang mewajibkan harus orang Port Numbay tapi ini harus didorong bersama dan kami di FKLN insya Allah ingin melihat walikota adalah dari Port Numbay sedangkan wakilnya silahkan  diputuskan bersama,” imbuhnya.

“Kalau perlu para calon asal Port Numbay berkumpul dan membuat komitmen bersama,” tutupnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

8 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

9 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

10 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

11 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

12 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

13 hours ago