Setibanya di lokasi tiba – tiba korban keluar membawa dua parang yang dipegang dikedua tangannya kemudian mengejar anggota. “Anggota sempat mundur dan Aiptu Imam Basori terjatuh. Disitu korban mengayunkan parangnya ke kepala Imam Basori hingga mengeluarkan darah. Tak hanya itu, korban juga berusaha menyerang anggota yang ada di dalam mobil. Namun karena pintu tertutup akhirnya korban kembali menyerang Imam Basori,” jelas Ipda Heri.
Disinilah anggota lain membuang tembakan ke udara namun korban tetap mengayunkan parang hingga dikeluarkan tembakan melumpuhkan.
“Jadi tidak benar tidak ada situasi terdesak dan tanpa tembakan peringatan. Dan saat korban terjatuh kedua parang masih di tangannya,” jelas Ipda Heri. Bahkan jika tidak dilumpuhkan diyakini bisa saja Aiptu Imam Basori akan jadi korban.
“Kondisi Aiptu Heri juga masih diobservasi akibat sabetan parang di kepalanya namun proses penyidikan akan tetap dilanjutkan,” tutup Ipda Heri. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, setelah tiga tahun mengalami kevakuman, KNPI Kota Jayapura dengan kepengurusan baru tidak boleh…
Tugu yang menjadi salah satu penanda kawasan Abepura tersebut secara resmi diresmikan pada Selasa…
Di hadapan para peserta dan tamu undangan, Abisai mengajak seluruh hadirin sejenak menghentikan aktivitas…
Situasi di dalam Auditorium Uncen mendadak panik saat kelompok demonstran menerobos masuk tanpa izin.…
Jayapura Fair yang berlangsung di Lapangan PTC Entrop, Senin (17/8) malam, menjadi bagian dari…
Tim Persipura Jayapura kembali menjadwalkan laga ujicoba untuk mengukur kemampuan Boaz Solossa dan kawan-kawan selama…