Setibanya di lokasi tiba – tiba korban keluar membawa dua parang yang dipegang dikedua tangannya kemudian mengejar anggota. “Anggota sempat mundur dan Aiptu Imam Basori terjatuh. Disitu korban mengayunkan parangnya ke kepala Imam Basori hingga mengeluarkan darah. Tak hanya itu, korban juga berusaha menyerang anggota yang ada di dalam mobil. Namun karena pintu tertutup akhirnya korban kembali menyerang Imam Basori,” jelas Ipda Heri.
Disinilah anggota lain membuang tembakan ke udara namun korban tetap mengayunkan parang hingga dikeluarkan tembakan melumpuhkan.
“Jadi tidak benar tidak ada situasi terdesak dan tanpa tembakan peringatan. Dan saat korban terjatuh kedua parang masih di tangannya,” jelas Ipda Heri. Bahkan jika tidak dilumpuhkan diyakini bisa saja Aiptu Imam Basori akan jadi korban.
“Kondisi Aiptu Heri juga masih diobservasi akibat sabetan parang di kepalanya namun proses penyidikan akan tetap dilanjutkan,” tutup Ipda Heri. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…
Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…