Categories: BERITA UTAMA

Tidak Boleh Terganggu Dengan Insiden Apapun!

#8.440 Personel Gabungan Amankan PON Papua

JAYAPURA- Sebanyak 8.440 perkuatan anggota TNI-Polri dan mitra Kepolisian lainnya akan mengamankan perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX  yang akan diselenggarakan pada Oktober 2021 mendatang.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menegaskan, PON XX Papua tidak boleh terganggu dengan insiden apapapun atau kejadian demo yang bersifat masif. Untuk itu, pihaknya melakukan pendekatan dengan semua elemen yang ada di tanah Papua.

“Mari  kita jaga situasi keamanan di tanah Papua sehingga lebih kondusif lagi jelang  PON,” ucap Kapolda Mathius Fakhiri kepada wartawan, Kamis (8/4).

Lanjut Kapolda, pola pengamanan saat perhelatan PON akan lebih soft. Sehingga tidak ada dampak dari penindakan hukum yang dilakukan. Dirinya juga memastikan empat wilayah di Papua yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Merauke lebih kondusif.

“Kita fokusnya ke Timika, dimana kita akan berusaha geser dan menekan agar kelompok Kali Kopi keluar dari Timika. Sehingga semua penyelenggaraan PON di Papua bisa  terselenggara dengan baik, aman dan kondusif,” papar Kapolda.

Dirinya berharap semua elemen masyarakat di tanah Papua mempunyai peran aktif untuk  menyukseskan penyelenggaraan PON di tanah Papua. Sebab perhelatan PON adalah kebanggaan orang yang ada di tanah Papua.

“Mari sama-sama kita jaga keamanan dan kita tunjukan dari tanah Papua kita mampu melaksanakan pesta olahraga ini dengan baik dan sempurna tanpa ada gangguan apapun. Keamanan bukan hanya tugas TNI-Polri, tetapi tugas semua masyarakat yang hidup di tanah  papua,” ungkapnya.

Di sisi lain,  Polda Papua melalui  PB PON akan menyurati setiap kontingen dari 34 Provinsi yang akan hadir di tanah Papua untuk membawa tenaga pengamanannya dari Polda masing-masing atau Kodam setempat untuk memberikan pengamanan khusus internal para kontingennya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

1 day ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

1 day ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

2 days ago

Warga Diminta Kesadaran Bayar Retribusi Sampah

Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…

2 days ago

Temukan Kecurangan Distribusi BBM, Warga Diminta Lapor

rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…

2 days ago

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

2 days ago