Menurutnya, hak asasi seorang anak harus dilindungi. Setiap manusia sejak dalam kandungan hingga lahir memiliki Hak Asasi Manusia (HAM). Agar kasus serupa tak terulang, yang perlu dilakukan kata Nona adalah pemerintah melakukan sosialisasi terkait aturan Undang-undang. Apalagi bicara tentang perlindungan anak dan perempuan.
Selain itu, gereja, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh perempuan semua punya kewajiban menyampaikan perlindungan terhadap HAM. Terutama perlindungan terhadap anak dan perempuan harus digaungkan.
“Relasi kuasa itu harus dihapus, dan semua orang bertanggungjawab terhadap hidup anak-anak dan penghormatan terhadap anak harus dijunjung tinggi. Hentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” pungkasnya. (fia/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…