

Ribuan orang bersatu berjalan kaki sambil mengarak jenazah seorang pemuda bernama Victor Dea
JAYAPURA– Kabupaten Yahukimo pada Jumat Kamis (4/9) mendadak tegang. Ini setelah ribuan orang bersatu berjalan kaki sambil mengarak jenazah seorang pemuda bernama Victor Deal. Ia dikabarkan meninggal dengan sejumlah bekas luka lebam. Diduga korban mengalami penganiayaan sebelum meninggal di Polsek Dekai, Yahukimo.
Kejadian ini memantik emosi warga di Dekai yang kemudian mengarak jenasah tersebut di jalan. Terkait ini Polda Papua langsung menurunkan tim investigasi ke Polsek Kota Dekai, Polres Yahukimo. Tim dipimpin langsung Kabid Propam Polda Papua, Kombes Pol Rudy Asriman dan rombongan tiba di Dekai Jumat (5/9) pukul 11.00 WIT.
Rudy menyampaikan bahwa tim investigasi akan bekerja secara independen untuk mengumpulkan fakta, melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait, serta memastikan penanganan perkara sesuai prosedur yang berlaku.
“Kehadiran tim investigasi ini menegaskan bahwa Polda Papua serius menangani kasus tersebut. Proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan tuntas, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian hukum,” ujar Kabid Propam.
Selain itu, Polda Papua juga memastikan bahwa hak-hak keluarga almarhum akan diperhatikan. Koordinasi bersama pihak terkait di Kab. Yahukimo akan terus dilakukan agar penanganan perkara berjalan lancar.
Polda Papua meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses investigasi kepada tim yang telah dibentuk oleh Polda Papua. Adapun pada Kamis (4/9) ribuan warga Yahukimo melakukan protes ke Mapolres Yahukimo.
Aksi tersebut diikuti masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Mereka menuntut pertanggungjawaban aparat kepolisian atas meninggalnya Victor. Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berawal ketika Victor datang ke Polsek dalam keadaan dipengaruhi minuman keras. Ia kemudian diamankan di Mapolres Yahukimo.
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…