Aksi tersebut diikuti masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Mereka menuntut pertanggungjawaban aparat kepolisian atas meninggalnya Victor. Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berawal ketika Victor datang ke Polsek dalam keadaan dipengaruhi minuman keras. Ia kemudian diamankan di Mapolres Yahukimo.
Namun, tidak lama setelah itu, Victor dinyatakan tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia.
“Sebagai bentuk empati dan solidaritas, masyarakat bersama keluarga korban datang menyampaikan aspirasi. Kami menerima kehadiran mereka dengan baik dan berdialog. Pihak keluarga meminta agar dilakukan proses hukum terhadap oknum anggota yang terbukti mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas AKBP Zet. “Tentu hal ini membutuhkan pendalaman secara cermat sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku,” tutup Zet. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…
Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban…