Aksi tersebut diikuti masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Mereka menuntut pertanggungjawaban aparat kepolisian atas meninggalnya Victor. Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berawal ketika Victor datang ke Polsek dalam keadaan dipengaruhi minuman keras. Ia kemudian diamankan di Mapolres Yahukimo.
Namun, tidak lama setelah itu, Victor dinyatakan tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia.
“Sebagai bentuk empati dan solidaritas, masyarakat bersama keluarga korban datang menyampaikan aspirasi. Kami menerima kehadiran mereka dengan baik dan berdialog. Pihak keluarga meminta agar dilakukan proses hukum terhadap oknum anggota yang terbukti mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas AKBP Zet. “Tentu hal ini membutuhkan pendalaman secara cermat sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku,” tutup Zet. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…