Aksi tersebut diikuti masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Mereka menuntut pertanggungjawaban aparat kepolisian atas meninggalnya Victor. Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berawal ketika Victor datang ke Polsek dalam keadaan dipengaruhi minuman keras. Ia kemudian diamankan di Mapolres Yahukimo.
Namun, tidak lama setelah itu, Victor dinyatakan tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia.
“Sebagai bentuk empati dan solidaritas, masyarakat bersama keluarga korban datang menyampaikan aspirasi. Kami menerima kehadiran mereka dengan baik dan berdialog. Pihak keluarga meminta agar dilakukan proses hukum terhadap oknum anggota yang terbukti mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas AKBP Zet. “Tentu hal ini membutuhkan pendalaman secara cermat sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku,” tutup Zet. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Meski anomali cuaca di Papua masih terbilang positif, namun BMKG tetap menghimbau kepada masyarakat untuk…
Jika ada keperluan mendesak oleh setiap OPD ataupun para bendahara, wajib disampaikan pimpinan dalam hal…
Menurutnya, penarikan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura membutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari…
Iptu Hempy menyampaikan, proses tahap I yakni pengiriman berkas perkara ke Kejaksaan ini berlangsung pada…
Disperindag Papua mencatat, Minyakita yang seharusnya dijual sesuai HET sebesar Rp15.700 per liter, di lapangan…
SMPL yang akan berlangsung sampai 3 Februari 2026 tersebut akan dihadiri 105 sinode seluruh Indonesia…