Pers dinilai memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang kredibel, penguat literasi publik, serta pengawal transparansi pembangunan. Ia menambahkan, momentum WPFD 2026 sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua, yaitu “Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis.” Visi tersebut diwujudkan melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, pembangunan ekonomi yang inklusif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kehidupan sosial yang damai dan berkelanjutan.
“Pelaksanaan WPFD di Papua menunjukkan komitmen bahwa kebebasan pers harus dirasakan secara merata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Papua. Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat demokrasi, keterbukaan, dan keadilan informasi bagi masyarakat,” tutupnya.Sekadar diketahui, kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yang dipusatkan di Kantor Gubernur Papua. (fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap…
Mewakili puluhan anggota dewan tersebut,Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Yalimo, Simon Walilo, menegaskan bahwa dari…
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menyatakan bahwa penanganan wilayah pedalaman dan pegunungan membutuhkan pendekatan…
Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo…
Menurut Alberth, pemasangan CCTV tidak hanya dibutuhkan di kawasan Ring Road, tetapi juga di seluruh…
Proses serah terima hingga pemakaman difasilitasi oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayapura. Rangkaian kegiatan…