Di sisi lain, Pemprov Papua juga menyoroti tingginya beban biaya listrik pada venue-venue PON yang saat ini masih menjadi tanggungan daerah. Untuk itu, pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak PLN guna mencari solusi atas persoalan tersebut.
“Dalam pengelolaan venue, ini kami terbebani dengan biaya listrik. Makanya tadi kami juga mengundang PLN supaya bagaimana mengatasi,” katanya.
Ke depan, Pemprov Papua juga mempertimbangkan pembentukan skema pengelolaan khusus, seperti Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), agar aset-aset tersebut dapat dikelola lebih profesional dan produktif.
“Kalau sudah berjalan normal, kehati-hatian penggunanya, tata kelolanya baik, mau bentuk UPT atau BLUD itu akan kita pertimbangkan sehingga nanti bisa menghasilkan PAD,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…