Di sisi lain, Pemprov Papua juga menyoroti tingginya beban biaya listrik pada venue-venue PON yang saat ini masih menjadi tanggungan daerah. Untuk itu, pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak PLN guna mencari solusi atas persoalan tersebut.
“Dalam pengelolaan venue, ini kami terbebani dengan biaya listrik. Makanya tadi kami juga mengundang PLN supaya bagaimana mengatasi,” katanya.
Ke depan, Pemprov Papua juga mempertimbangkan pembentukan skema pengelolaan khusus, seperti Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), agar aset-aset tersebut dapat dikelola lebih profesional dan produktif.
“Kalau sudah berjalan normal, kehati-hatian penggunanya, tata kelolanya baik, mau bentuk UPT atau BLUD itu akan kita pertimbangkan sehingga nanti bisa menghasilkan PAD,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…
Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…
Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…