Categories: BERITA UTAMA

Kapolda Minta Segera Tuntaskan Pleno

Amankan Pleno KPU Provinsi Papua Tengah, 2 Pleton Digeser ke Nabire, 2 SST di Pleno KPU  Provinsi Papua

JAYAPURA – Kapolda Papua, Irjen Pol, Mathius Fakhiri nampaknya tak ingin pasca pencoblosan Pemilu justru menyisakan riak – riak yang akhirnya mengganggu keamanan wilayah.

Ia meminta kepada KPU yang sudah menyelesaikan pleno bisa segera merapat ke provinsi. Tidak perlu terlalu lama mendelay dan akhirnya muncul persoalan baru di daerah. Pasalnya ia melihat satu persatu aksi protes yang berbuntut dengan tindakan anarkis mulai bermunculan.

Fakhiri menyampaikan bahwa bisa dibilang semua kejadian terkait penyerangan kantor Bawaslu atau KPU dipastikan berkaitan dengan Pileg. Kapolda lantas meminta Kapolres jeli.

“Saya minta kapolres lebih cerdas, jika ada gesekan maka datangi para calon yang bersengketa. Pertegas maunya apa?,” tegas Kapolda disela – sela kunjungannya ke Makodam XVII Cenderawasih, Rabu (6/3) kemarin.

Dikatakan jika para caleg ini ingin suaranya aman dan ingin menjadi DPR maka itu digarap jauh – jauh hari. Bukan saat mencoblos.

“Ini agar kita bisa  menjaga tanah Papua tetap aman dan damai dan kita bisa berdemokrasi  dengan beretika,” bebernya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

3 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

4 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

5 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

6 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

7 hours ago