Hal tersebut tak lepas dari 2 juta hektar lebih hutan yang harus digusur oleh pemerintah pusat untuk kepentingan PSN. Padahal hutan ini ada pemiliknya dan menjadi dusun tempat bertahan hidup untuk masyarakat setempat. Lalu dengan dalil ketahanan pangan kemudian menjadikan persawahan, perkebunan tebu, perkebunan sawit dan kegiatan pertanian lainnya untuk program ketahanan pangan nasional.
Selain itu, ada juga proyek Food Estate di Kabupaten Keerom yang sudah berjalan sejak 2023 lalu dengan cakupan lahan seluas 500 hektar. Hanya saja lahan Food Estate yang telah ditanami jagung oleh Presiden Joko Widodo kala itu nampaknya gagal. Fredy menyarankan untuk pemanfaatan lahan ini harus lebih sering melakukan diskusi dengan pemilik ulayat agar sama-sama dipahami.
Bukan setelah disetujui pemda kemudian melakukan pendekatan dengan satu dua kelompok atau suku dan menyerahkan tali asih sebab selama pola seperti ini juga yang kerap membuka ruang untuk terjadi konflik. “Itu karena masyarakat adat terus mempertahankan hak-haknya atas tanah, hutan dan sumber daya alam yang menjadi warisan leluhur,” tutupnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Tim berjuluk Mutiara Hitam itu kini menempati posisi empat dengan koleksi 40 poin. Mereka terpaut…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, MH mengakui menindaklanjuti informasi tersebut,…
“TC ini penting untuk mengembalikan fokus dan meningkatkan kekompakan tim. Kami ingin memaksimalkan waktu yang…
Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, S.IP, M.KP meminta masyarakat segera menghentikan pertikaian yang merusak tatanan sosial…
Di depan tembok Lapas Merauke itu, ada beberapa usaha, mulai dari pencucian sepeda motor, pangkas…
Barang bukti yang dimusnahkan mencapai 6.319 gram ganja kering. Seluruhnya merupakan hasil pengungkapan kasus selama…