Partisipasi dr. Dian dalam ISCADB 2025 mendapat apresiasi tinggi dari peserta symposium. Kehadirannya dianggap sebagai representasi nyata semangat pelayanan dan dedikasi dokter-dokter di daerah terpencil Indonesia. Kegiatan ISCADB 2025 sendiri menjadi wadah penting bagi para ahli bedah anak, peneliti, dan akademisi untuk bertukar ilmu serta memperkuat jejaring kerja sama dalam menangani kelainan bawaan pada anak di berbagai kondisi geografis dan sosial.
Dengan tampilnya dr. Dian Nirmala Sirait di forum internasional ini, diharapkan semakin banyak perhatian dan dukungan bagi pengembangan layanan bedah anak di wilayah timur Indonesia, khususnya Papua. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dimana, untuk membendung laju kejahatan terhadap satwa liar tersebut, BBKSDA Papua secara masif menggalakkan program…
Tiga aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya terlibat dalam politik praktis telah diberhentikan dari statusnya…
Persipura dan Garudayaksa FC bermain 1-1, gol Persipura dicetak oleh talenta muda Lazarus Sinim. Meski…
Juru taktik Persipura, Andri Ramawi mengaku kedua pemain impornya sangat cepat beradaptasi. Pemain asal Argentina…
Aksi saling serang menggunakan batu, botol kaca, hingga balok kayu memaksa para pengguna jalan…
Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua menargetkan pengelolaan venue olahraga milik Pemerintah Provinsi Papua,…