

Persewar v Kalteng Putra
JAYAPURA – Persewar Waropen memiliki kans untuk mengkudeta puncak klasemen sementara Liga 2 grup D dari PSBS Biak. Dengan catatan, tim berjuluk Mutiara Bakau itu berhasil mengalahkan tamunya Kalteng Putra di Stadion Mandala Jayapura pada hari ini, Selasa (7/11).
Persewar saat ini berada pada peringkat kedua dengan koleksi 11 poin. Mereka memiliki poin sama dengan PSBS Biak sebagai pemuncak klasemen. Bila berhasil meraih tiga poin, maka Persewar dipastikan bertengger di puncak klasemen. Sebab PSBS baru akan bertanding pada 11 November.
Namun Persewar harus hati-hati, sebab Kalteng Putra tentu buka lawan yang mudah dikalahkan. Pada putaran pertama, Persewar ditahan imbang 1-1. Apalagi Kalteng Putra juga baru saja menahan imbang 2-2 Persipura di Stadion Mandala pada laga sebelumnya.
Tapi Pelatih Persewar, Eduard Ivakdalam mengaku bahwa dirinya sudah mengantongi kekuatan calon lawan. Edu sapaan akrabnya bahkan sudah memiliki beberapa opsi untuk meredam permainan dari Laskar Isen Mulang julukan Kalteng Putra.
Menurut Edu, kunci permainan dari Kalteng justru ada pada lini belakang. Dia menilai bahwa Otavio Dutra dan Willian Silva menjadi roh permainan dari Kalteng.
“Kalteng sama dengan PSBS yang bermain dengan formasi 4-4-2, dan motor serangan itu bukan dari gelandang mereka, tapi motor serangan dari Dutra dan Willian. Kita akan kunci mereka. Kita juga sudah melihat pertandingan mereka saat menghadapi Persipura,” ungkap Edu kepada awak media dalam pree match converence press di Stadion Mandala, Senin (6/11).
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…