

ASN Pemprov Papua saat mengikuti apel pagi di kantor gubernur pada April lalu. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua, meluruskan informasi terkait pernyataan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri yang disebut menghentikan sementara penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Kebijakan tersebut ditegaskan sebagai langkah penataan dan pengendalian jumlah aparatur sipil negara (ASN), bukan penghentian rekrutmen. Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus, mengatakan pemberitaan yang berkembang di masyarakat dinilai menyederhanakan pernyataan gubernur sehingga berpotensi menimbulkan keresahan.
“Pemahaman bahwa pemerintah meniadakan penerimaan CPNS tidak tepat. Yang disampaikan adalah penataan jumlah pegawai secara bertahap,” ucap Rifai, dalam rilisnya, Selasa (5/5).
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja pegawai masih cukup tinggi. Selain itu, langkah ini juga bertujuan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Rifai menegaskan, Gubernur Papua tidak pernah menutup peluang masyarakat untuk menjadi ASN. Sebaliknya, pemerintah berupaya menjaga agar kesempatan tersebut tetap tersedia secara berkelanjutan.
“Kebijakan ini justru untuk memastikan peluang menjadi ASN tetap terbuka ke depan, dengan tetap mengedepankan prinsip afirmasi bagi orang asli Papua dalam kerangka Otonomi Khusus,” katanya. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Papua juga berupaya memperluas kesempatan kerja di luar sektor birokrasi. Hal ini dilakukan melalui penguatan sektor riil seperti pertanian, perikanan, peternakan, serta sektor produktif berbasis potensi lokal.
Page: 1 2
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…
Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…
Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…
Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…
Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…
Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…