

Sekda Provinsi Papua Suzana Wanggai didampingi direktur RSUP Jayapura saat melakukan pengecekan beberapa ruangan di RSUP Jayapura, Senin (5/5). (FOTO:Jimi/Cepos
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan kegiatan visitasi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura untuk mengevaluasi kelayakan izin operasional.
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Ramses Limbong melalui Sekretaris daerah (Sekda) Suzana Dewijana Wanggai mengatakan, kehadiran RSUP Jayapura sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah timur Indonesia, harus ditopang oleh standar operasional yang kuat, legalitas yang sah dan komitmen terhadap mutu pelayanan kesehatan.
Kegiatan visitasi tersebut, kata Suzana, bertujuan untuk memastikan bahwa rumah sakit tersebut memenuhi standar pelayanan dan persyaratan perizinan yang berlaku, sehingga dapat terus beroperasi dengan aman dan optimal.
“Saya menyambut baik kegiatan visitasi ini sebagai bagian dari upaya kita bersama untuk memastikan bahwa RSUP Jayapura benar-benar siap secara fasilitas, Sumber Daya Manusia dan tata kelola untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat Papua,” kata Suzana kepada Cenderawasih Pos, di RSUP Jayapura, Senin (5/5).
Suzana berharap melalui proses ini, rumah sakit RSUP Jayapura dapat memperoleh izin operasional secara penuh dan berkelanjutan. Lebih dari itu, kami juga berharap RSUP Jayapura dapat menjadi pusat keunggulan layanan kesehatan, di kawasan timur Indonesia hingga negara-negara di bagian kawasan Pasifik.
Pemerintah Provinsi Papua ungkap Suzana turut mengapresiasi adanya RSUP Jayapura. Berharap dapat membawa perubahan yang lebih baik terutama di bidang kesehatan. “Kami percaya bahwa kesehatan adalah fondasi utama pembangunan dan hanya dengan masyarakat yang sehat, kita dapat membangun Papua yang sejahtera dan bermartabat,’ ujarnya.
Persipura wajib menang untuk tetap menjaga jarak dengan para pemuncak klasemen sementara grup D. Namun…
Ia menjelaskan, contoh yang disampaikan presiden antara lain singkong, jagung, dan tanaman lainnya, termasuk sawit.…
Sedangkan di tahun 2025, kasus tindak pidana narkotika naik hingga mencapai 44 kasus, 33 diantaranya…
Kepala Bapenda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi, mengatakan target PAD tahun 2025 sebesar Rp291,84 miliar…
‘’Kita baru saja mengakhiri tahun 2025 dan memasuki tahun 2026. Tentu saja, dinamika pembanguan di…
Gubernur menyebutkan, kinerja pembangunan Papua sepanjang 2025 menunjukkan tren perbaikan yang tercermin dari berbagai indikator…