Ia pun mengimbau seluruh elemen masyarakat jika ada pelayanan pelayanan pemerintah di bidang apapun, diminta dukungan dari masyarakat untuk ikut membantu dan mengamankan. Terlebih program pemerintah di bidang kesehatan, karena pelayanan kesehatan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Masyarakat kita membutuhkan layanan kesehatan, saya berharap seluruh elemen masyarakat dapat menerima dengan baik atau dapat saling membantu ketika ada petugas Nakes yang memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat,” pintanya.
Terkait dengan penyerangan lima orang Nakes, dr Ronny menyatakan bahwa adanya salah pengertian atau salah paham dari masyarakat setempat akan kehadiran Nakes di daerah tersebut.
“Penduduk di sana (Amuma -red) pikirnya tenaga kesehatan tersebut menyamar jadi Intel. Padahal, memang murni mereka adalah tenaga kesehatan. Para Nakes tersebut sempat dianiaya, hingga akhirnya menunjukan tanda pengenal barulah masyaraat yakin kalau itu memang petugas kesehatan,” terangnya.
Mengantisipasi hal serupa tidak terulang lagi, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Pegunungan akan berkoirdninasi dengan teman teman di kabupaten untuk mengadvokasi stakeholder terkait. Dalam rangka bagaimana memberikan kenyamanan dan keamanan bagi petugas kesehatan lewat pemerintah daerah, bupati, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
“Perlunya komunikasi dengan semua pihak sehingga bisa menerima tenaga kesehatan di daerah, dengan demikian petugas kesehatan merasa aman dan nyamana dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sebelumnya, sekelompok orang melakukan penyerangan dan penganiayaan terhadap sejumlah petugas kesehatan di Distrik Amuma, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Sebanyak 5 tenaga kesehatan menjadi korban dalam penyerangan yang dilakukan sekitar 20 orang. Adapun penyerangan bermula ketika para Nakes sedang mengecek fakta terkait bencana kelaparan di daerah tersebut, hingga kemudian diserang. (fia/wen)
Page: 1 2
Wakil Ketua Umum MUI, Buya Anwar Abbas, menilai pembatasan akses terhadap rekening nasabah, termasuk dalam…
Melalui akun media sosial pribadinya, Mahfud melontarkan pandangan bernada heran namun tetap terbuka terhadap inovasi…
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…